Sihir Kiriman Pacar

Uus Suryadin
Chapter #10

Chapter 10 Tertipu

Arya Wirahaguna sibuk tidak berkabar, Marlena kehilangan. Sejak dari bioskop tidak lagi chat dan menelpon nya. Marlena bertanya tanya, apakah dia sakit, atau sudah mendapatkan pengganti wanita lain, apa menghindari janjinya. Padahal dia masih memberi kesempatan keduanya, sampai dia membelikan rumah, kecuali dia berhenti kerja, baru Lena akan mundur.




"Marlena mendatangi rumah tetangganya Koko, bekerja sebagai Satpam, satu kantor dengan Arya."




Arya mulia sibuk lagi bekerja, ada proyek baru nya, sedang mendesain model perumahan yang akan di bangun dalam waktu dekat, sampai tidak sempat berkabar kepada Marlena, yang membuatnya penasaran.



Proyek perumahan Permata Indah, tahap satu 30 unit tipe minimalis, ruang tamu kamar, tidur dan kamar mandi, dan teras dua meter. Dia sibuk masuk ruangan kerja nya, sedang merancang Desain model perumahan baru. Untuk promosi dalam bentuk pamplet dan brosur, dan spanduk, sebelum di bangun, atasan nya untuk menyebar iklan ke semua tempat yang strategis.


"Kemarin kemana kamu Len, kok tidak masuk kuliah, pak Bendri nanyain kamu, takut sakit?" Dosen pavoritnya. Mata kuliah ekonomi.


Marlena dan Salsa kembali kuliah dan kerja lagi di minimarket. Lena sudah tidak produktif belajar kuliah malas, istirahat terganggu, waktu terbuang, untuk kerja dan kuliah sejak menjalin asmara dengan Arya, sering galau memikirkan masa depannya. Lulus kuliah dan ingin punya rumah. Kuliah nya satu semester lagi.


Ya saya juga ingin bertemu ada yang ingin di sampaikan, Lena masih memakan mie ayam di kantin. Salsa menyeruput teh es jeruk, saat terik istirahat di kantin kampus nya.



"Tentang apa nih, kepo jadinya Len?"



Urusan skripsi saya, yang kemarin di ajukan judul nya!



"Oh kirain urusan perjodohan, Salsa menyindir nya!"



Jangan tanya itu Sal. Lena selalu menutup rasa sakit yang di pendam nya. Jam terakhir ini saya mau ketemu pak Bendri, kamu pulang duluan saja, saya mau naik angkot saja. Marlena tidak mau pulang bareng biasanya nebeng sama motor Salsa.



"Ya tidak apa apa Len. Semoga skripsi mu lancar!"



Lihat selengkapnya