Sihir Kiriman Pacar

Uus Suryadin
Chapter #23

Chapter 23 Kasus

"Takutnya ia pura pura sembuh, aku belum yakin seutuh nya ia sembuh total. Jangan beranjak dulu, Ustadz Faiz mengingatkan." Dan benar saja dugaan Ustadz Faiz.


Marlena bangkit dari pelukan ibu nya, lalu berdiri dan berteriak lebih kencang, ia meraung- raung kesakitan seperti terbakar api. Sontak ibu nya, kaget bukan main.


"Ibu nya masuk kamar lagi" lari terbirit-birit ketakutan.



“Panas...puanas....puanaaaas.” Teriak nya!


“Ayo kamu mau melawan kalam Allah Swt?" Tantang Ustadz Faiz!


Janggan bakar aku.


"Aku puanaaaaaaaas.” Marlena menjerit-jerit kepanasan.


“Tidaaak....tidaaaak....ampuuun." Dia terus berteriak!


“Kalau begitu, silahkan pergi dari sini!"


“Keluar sekarang juga, gertak Ustadz Faiz.”


Gliran mereka mengancam nya.


“Oooeeeek....oooeeeek.....uhuk.....uhuk" Marlena batuk dan muntah- muntah, muntah darah!


Marfuah di bantu Salsa, mewadahi muntah di ember.


Lalu ....


"Preeeet...prooot...prooot."


Suara angin terdengar keras,


Tdak terlihat,


Tetapi bau nya tercium hidung, sangat menyengat.


“Seperti buang angin ya?" Bisik Ustadz Faiz kepada semuanya!


“Mereka semua hanya mesem-mesem senyum tipis, sambil saling melirik.” Mereka menutup hidung.


Waktu sudah hampir pagi, mereka sudah menjalankan misi suci dengan berhasil, mereka senang tidak terkira, bisa menolong hanya modal yakin. Azan subuh sebentar lagi berkumandang. Mereka pun pamit pulang, untuk memimpin para santri Shalat berjaamah dan mengajar ngaji pagi nya sampai siang nanti.



Ustadz Faiz walaupun sering meruqyah, tetapi kali ini pasien nya sangat parah. Biasanya hanya muntah, lalu di berikan nasihat.





Suatu hari ibu nya datang ke Pondok, menemui kami dan mengabar kan bahwa anak nya, Marlena sudah sembuh total. Wasilah pada waktu malam itu, kami obati. Padahal sudah berobat ke beberapa rumah sakit juga klinik, dan menghabiskan uang jutaan, tetapi sakit itu bukan sakit luka di badan, tetapi di dalam tubuh tidak mungkin bisa di obati dengan pengobatan obat-obat pil, atau pemeriksaan. Seperti di lakukan pada orang sakit pada umum nya.


"Marfuah ibunya Marlena, sampai menjual perhiasan gelang satu satu nya, untuk biaya berobat anak nya itu."


Penyebab nya ia di sakitin oleh mantan pacar nya yang sakit hati pada nya. Ia kecewa, kesal, dan marah. lalu melakukan guna-guna pada anakku Marlena, dengan mengirim sihir mahluk halus. Padahal anakku tipe wanita sabar, dan berparas cantik, hidung nya mancung, dan penurut.


Siapa juga yang tidak memuji anak nya, pasti orang tuanya yang sayang pada nya. Makanya tidak sedikit pria yang datang padaku mengutarakan maksud nya untuk melamar nya.


Lihat selengkapnya