Silan

Pretty 2000
Chapter #1

Chapter 1- Pertemuan dengan Prita

Chapter 1 – Pertemuan dengan Prita

Kekuatan saling beradu. Bukan karena ada pelatihan, melainkan karena kemarahan. Silan, yang katanya terkuat dari Zorus itu menyerang Askar secara bertubi-tubi. Askar kalah, itu sudah dipastikan.

"Berani sekali kau menyerangku. Apa kekuatanmu itu sudah cukup besar, Askar? Bahkan semut pun bisa mengalahkanmu!"

Askar sudah jatuh di atas tanah, memegangi perutnya yang nyeri luar biasa. Ia sangat benci dengan Silan, si angkuh berkedok paling kuat di seluruh Zorus.

"Kali ini aku kalah lagi, tapi suatu hari kau yang akan kalah Silan!"

Silan tertawa kencang. Sedari dulu kalimat itulah yang selalu diucapkan oleh musuhnya itu. Tentunya jelas itu tidak akan pernah terjadi. Silan adalah yang terkuat di Zorus. Bagi Silan, Askar adalah yang terlemah. Sangat lemah.

"Ya, ya, ya. Salinlah kalimat yang sama lagi nanti. Waktuku terbuang sia-sia hanya untuk meladeni dirimu."

Silan berbalik pergi. Ada tugas dari sang ayah yang harus ia selesaikan. Silan memainkan jemari tangannya di udara. Hanya untuk bersenang-senang, dan menunjukkan kepada semua orang berapa kuat dirinya.

"Silan kau tidak ingin langsung teleportasi untuk sampai ke Closia?"

Silan menatap Edward yang baru saja menyusul dirinya.

"Tentunya iya, tapi kita akan menemui seseorang terlebih dahulu."

Edward mengernyit bingung. Memangnya mereka akan menemui siapa dan pergi kemana sekarang? Bukankah tugas dari Tuan Winston itu menyuruh Silan untuk langsung ke Closia.

Tapi Edward tidak pernah bertanya lebih ke Silan. Ia hanya bawahan yang di tugas sedari kecil untuk setia kepadanya.

"Kau lihat pria tua itu?"

Edward mengarahkan pandangannya ke seorang pria tua di pinggir jalan.

"Closia adalah wilayah kuat, mereka bisa saja mengizinkan kita masuk jika tahu yang datang adalah Silan. Tapi kita tidak akan menggunakan identitas maupun wajah ini, Edward. Dan pria tua itu yang akan memberikan kita akses nantinya"

Edward mengangguk. Selain kuat, Edward mengakui jika Silan juga sangat cerdas. Mereka berdua sama-sama berusia 19 tahun, tapi Edward tentu memiliki level sangat jauh dibawah Silan.

Lihat selengkapnya