Silent Scarf

Affry Johan
Chapter #34

Bab 34 : Rencana Infiltrasi

Sehari setelah mundur dari pertempuran di kota Marase, para perwira tinggi Brickvia berkumpul di meja rapat dengan wajah suram penuh ketegangan.

“Senjata baru Kuchiwara kemarin mengubah segalanya,” kata Masahiro mengawali pertemuan itu. "Benda ini menentang semua nalar kita."

“Jika kita tidak bisa meraih teknologi yang sama," timpal Watari," Brickvia akan tertinggal dalam perang! Dan jika kita tertinggal ... selesai sudah!”

Masahiro mengangguk ke arah Watari, sebuah tanda bahwa ia pun sepakat dengan pernyataannya itu.

“Kita harus mendapatkan teknologi ini sebelum siapa pun menggunakannya untuk menghancurkan kita!” geramnya.

Dari seberang meja, Waruyama mengangkat tangannya, meminta kesempatan untuk berbicara.

“Aku ... mengusulkan sebuah misi rahasia."

"Misi rahasia?" tanya Masahiro seraya mengerutkan dahinya. "Jelaskan maksudmu, Jenderal!"

"Kita akan mengirim seseorang untuk sebuah operasi infiltrasi ke wilayah Kekaisaran Airaseu, tempat teknologi ini kemungkinan besar berasal. Kita harus mempelajari rahasianya atau mencuri desainnya dan membawanya kembali!” jelas Waruyama.

“Izin, Jenderal," seru Koizumi yang meminta kesempatan menanggapi. "Terlalu riskan untuk mengirim prajurit secara terang-terangan. Kita butuh seseorang yang bisa berbaur di tengah keramaian. Seseorang yang bisa menyamar sebagai pelajar atau warga sipil."

"Aku mengusulkan seseorang itu dari divisimu, Kolonel,” balas Watari tanpa ragu," Ren Karibata."

Seluruh yang hadir melirik ke arah Watari dengan tatapan penuh tanda tanya. Nama Ren Karibata terdengar asing di telinga mereka.

"Alasanmu, Jenderal?" tanya Waruyama penasaran.

“Aku pernah bertemu dengannya ketika rekrutmen prajurit baru beberapa waktu lalu. Dia adalah seorang penyintas dari Riverbrick. Postur dan penampilannya tidak berbeda dari warga sipil, tapi memiliki pengalaman militer yang kita butuhkan. Dia adalah kandidat terbaik yang kita punya!" jelas Watari.

Lihat selengkapnya