SILOMBRA

Tourtaleslights
Chapter #13

Wedang Jahe dan Pengetahuan yang Tumbuh Liar

Air rebus saja tidak cukup. Ia harus diberi sesuatu yang membunuh kuman yang tidak bisa dilihat mata.

Aku belajar ini dari Mbok Ratih.

Ia menunjuk ke rumpun hijau di sudut tanah lembap.

"Jahe, kunyit, sereh," katanya. "Ambil yang kau butuh. Tapi ingat: jahe harus dimemarkan, bukan diiris. Agar khasiatnya keluar."

Ia juga memberiku sehelai daun hijau yang masih segar daun yang lebih lebar dari daun pisang, dengan urat-urat yang jelas membelah di tengah.

"Ini daun sirih," katanya. "Rebus bersama jahe. Ia membunuh kuman yang tidak bisa dilihat mata."

Aku tidak pernah bertanya mengapa ia memberikannya padaku. Tapi ia sepertinya tahu bahwa aku akan membutuhkannya. Bahwa aku akan menjadi salah satu dari mereka yang tidak punya nama, yang harus belajar bertahan dengan apa yang ada.

Lihat selengkapnya