Musim Diam mengajarkan banyak hal, tapi pelajaran yang paling sulit datang bukan dari alam, melainkan dari cermin. Suatu sore, di tengah pasar yang mulai ramai oleh orang-orang yang belajar membuat bumbu sendiri, aku berdiri di depan tumpukan bungkusan Pancakarya yang sudah kususun rapi, dan aku bertanya pada diriku sendiri: apa bedanya aku dengan mereka yang kubenci?
Aku tidak menjual garam seperti Kartel. Aku menjualnya dengan cara yang berbeda.
Aku mencampur garam dengan rempah. Aku membungkusnya dengan daun pisang. Aku menjualnya dengan harga yang adil. Dan aku mengajarkan orang-orang cara menggunakannya.
"Kenapa?" tanya seseorang. "Kenapa tidak menjualnya dengan harga mahal seperti Kartel?"