Simfoni Waktu dan Rasa

KAMISRIATI LEVI GAYATRI
Chapter #13

Bagian 13

Pagi Minggu itu, Vana baru terbangun sekitar pukul 10.30. Akibat tidur terlalu larut malam tadi, ia jadi kesiangan. Sadar hari sudah beranjak siang, Vana refleks bangkit secara tiba-tiba hingga membuat kepalanya sedikit pusing.

Vana segera membereskan tempat tidur lalu beranjak mandi. Selesai mandi, ia mengecek ponselnya untuk melihat kabar hari itu dan mendapati ada panggilan tak terjawab dari Shella. Vana pun segera menelepon balik sahabatnya itu.

“Halo?” ujar Shella di ujung telepon.

“Kenapa, Shell? Tadi kamu telepon aku?” tanya Vana.

“Nggak apa-apa. Gimana hari Minggu kamu di sana?” tanya Shella.

“Nggak ada apa-apa, aku baru bangun,” jawab Vana.

“Lho, jam segini? Kamu semalam pasti jalan-jalan, ya? Udah punya teman di sana?” cecar Shella antusias.

“Nggak. Aku cuma belum terbiasa aja, makanya jadi susah tidur,” ucap Vana lesu.

“Tapi kamu baik-baik aja, kan?” tanya Shella memastikan.

“Lho, kenapa?” Vana balik bertanya.

“Ya, kan ini pertama kalinya kamu tinggal sendiri,” ujar Shella.

“Lagi menyesuaikan diri. Nanti juga biasa kok,” jawab Vana menenangkan.

Keduanya berbincang panjang lebar hingga kurang lebih tiga puluh menit lamanya, membahas hal-hal remeh yang biasa diobrolkan oleh dua sahabat dekat. Bagi Vana, percakapan sederhana seperti itu terasa cukup untuk membuat pagi yang sepi menjadi sedikit lebih ramai.

“Eh, iya, ngomong-ngomong, kamu mulai kuliah kapan?” tanya Shella.

Lihat selengkapnya