Blurb
Hidup itu gak pernah adil, tapi Raka berhenti berharap soal itu sejak lama.
Dititik terendah, dia hampir mengakhiri hidupnya.
Sampai Ghisa datang, satu-satunya orang yang peduli.
Tapi kebaikan, kadang cuma terlihat seperti : Celah.
Sedikit demi sedikit, Raka membangun hidup dari sesuatu yang bukan miliknya.
Uang. Kepercayaan. Perasaan
Sampai semuanya runtuh. Tiga orang membongkar semuanya. Ghisa yang terkejut, berubah menjadi dingin dan penuh kebencian. Situasi bertambah berat ketika dua dari ketiga orang itu mulai mati secara misterius- dan Raka terjebak dalam situasi dimana ia jadi satu-satunya orang yang punya motif untuk menjadi tersangka utama.
Raka yang sudah kehilangan kepercayaan siapapun, kini juga kehilangan posisi dimata hukum. Ia bukan korban sepenuhnya, tapi juga bukan pelaku sebenarnya. Namun tekanan semakin menutup ruang hidupnya. Untuk kedua kalinya dia dihadapkan pada pilihan : mati..atau cari cara lain untuk "keluar".