SITS - Sial Ini Terlalu Sialan

Kein Mahardika
Chapter #2

Raka dan Sebuah Kemiskinan

Kepalanya menengadah keatas langit. Merhatiin bintang-bintang yang saling berkelip satu sama lain. Dia gak coba bikin permintaan. Raka udah gak nafsu untuk minta sesuatu yang bukan kapasitasnya. Raka takut banget sama bintang jatuh. Dia takut ngeliat bintang jatuh.

Kata orang, berdoa pas ngeliat bintang jatuh adalah satu pertanda baik. Ah tapi baginya, dia gak siap untuk dikhianati apa yang udah capek-capek dia percaya. Tentang bintang jatuh salah satunya.

Raka adalah pria yang punya banyak keinginan. Ingin beli ini, ingin beli itu, ingin membahagiakan ibunya, ingin dihormati dilingkungan tempat tinggalnya. Ingin apapun yang membahagiakan pokoknya.

Tapi masalahnya...

“SIALAN!” Sepuluh target hidup yang selama ini dia susun sedemikian rupa, satupun gak ada yang terkabul.

Matanya memejam sesaat. Menikmati hembusan terakhir dari rokok yang dia hisap. Kali ini rada aneh. Dalam kondisi terpuruk parah kayak ini, Kok bisa-bisanya ini mulut nyebut kata Tuhan. Berharap belas kasihan segala. Apa gak malu? Kemana aja selama ini? Udah begini baru tau kalau Tuhan itu Maha Pengasih?

Raka ngebuang rokoknya dengan keras dan diinjak sampai padam. Kemiskinan ini benar-benar menghantam hati dan mental dia banget.

Di usianya yang udah diangka tiga puluh lima tahun, hidupnya masih datar dan hambar. Ditambah jadi beban keluarga pula. Parahnya lagi, dia sampai gak tau harus ngapain? Kerja udah gak ada gairah, gak kerja, tapi pengen gajian kaya orang-orang. Udah gila.

Entah kapan cita-cita ngeberangkatin ibunya pergi haji bisa terealisasi? Ibu selalu emosi kalau Raka nyaranin muter Ka’bah yang ada di asrama haji aja. Lebih murah dan efisien. Dari rumah tinggal naik angkot, pas sampai lokasi, langsung aja muter-muter, terus pulang deh.

“ANAK AKHLAKLESS!” Begitu kata ibunya. Padahal menurut Raka, bentuk Ka’bahnya kan sama. Cuma tempatnya aja yang lain. Kenapa bisa akhlakless?

Banyak hal yang sebenarnya Raka udah sadari. Salah satunya tentang kenapa kondisinya seperti ini. Belum sampai kena mental emang, tapi akhir-akhir ini Raka jadi keseringan mengutuk sesuatu.

Lihat selengkapnya