SITS - Sial Ini Terlalu Sialan

Kein Mahardika
Chapter #37

Twist Ending

“Maafkan aku Nada. Ku harus pergi meninggalkanmu. Tuk waktu yang panjang. Semua ini kulakukan hanya, semata agar kau bahagia. Tuh tempuh masa depanmu. Dan ku ingin dia yang kan ada. Menjaga hatimu. Bukan aku”.

Lagu ini cukup populer di seantero pulau Bali. Liriknya yang dalam bikin lagu ini cepat diterima oleh hati para penduduk bali. Lagu ini gak berputar di televisi maupun radio. Karena emang sang pencipta lagu ini gak mau repot-repot ngelakuin apapun supaya lagunya bisa masuk televisi.

Pencipta lagu ini gak lain adalah Rizki Maharaka Syahputra. Dan dia belum mati.

“Saya dimana pak?”. Ucap Raka ketika keluar dari kamar.

“Alhamdulillah kamu sudah siuman. Kamu dirumah saya. Kemarin kamu dapat luka tusuk. Kata dokter yang menangani, kamu beruntung karena tusukan itu gak sampai mengenai organ vital. Akhirnya kamu selamat”. Kata pemilik rumah.

“Terima kasih banyak pak. Tapi saya harus pergi”. Ucap Raka sambil melihat perban yang melingkar di tubuhnya.

“Tapi kamu belum benar-benar pulih”. Sanggah sang pemilik rumah.

“Gak apa-apa pak. Tenaga saya sudah pulih. Oh iya kalau boleh, saya mau minta tolong sama bapak”. Ucap Raka pelan.

“Minta tolong apa?”. Raka langsung duduk dan beberapa saat menuliskan sebuah surat untuk Ghisa gak lupa dia mencantumkan alamat Ghisa di surat tersebut.

“Tolong sampaikan surat ini kepada orang di alamat itu pak kalau gak merepotkan”. Ucap Raka sambil menyerahkan suratnya kepada pemilik rumah.

“Lalu kalau dia tanya saya dimana, tolong katakan saja saya sudah mati”. Sang pemilik rumah langsung menggeleng.

Lihat selengkapnya