Papan pengumuman penuh para peserta yang tengah berkerumun. Digital Art Competition tingkat SMP. Elaina berada di antara kerumunan tersebut, menyibak peserta lain yang menggerumbul. Tepat di depan papan tulis, dia berhasil melihat daftar pengumuman. Perlahan dia mencari nama dirinya, Elaina. Dia mulai mengurutkan nama 20 besar kompetisi digital art.
Dua puluh nama, sudah dia periksa, berulang kali. Terkejut, tidak percaya. Bukan ini yang dia harapkan. Namanya tidak pernah tercantum di sana. Elaina pun tertunduk, sedih, kecewa. Padahal semua sudah dia lakukan. Tangannya mengepal erat. Seseorang pun menyenggol dirinya hingga terjatuh. Semua yang menggerumbul di sini, tatapannya mengarah pada Elaina dan seseorang yang menyenggolnya jatuh. Orang tersebut berusaha menolongnya.
“Maaf, aku tidak sengaja.” Orang itu mengulurkan tangan.
“Tidak apa-apa.” Elaina perlahan mulai bangkit. Dia keluar dari kerumunan itu. Benar-benar penuh dengan kekecewaan.
Itu adalah pengalamannya di akhir kelas tiga SMP sebelum dia menghadapi ujian masuk tingkat SMA. Mimpinya sudah hancur untuk saat ini. Dia memilih untuk berhenti sejenak. Bahkan bisa selamanya, dia tidak akan menyentuh alat-alat menggambar.
Di rumah pun, Elaina mengurung diri. Kedua orang tuanya kebingungan bagaimana cara menghiburnya. Dia mendekap lutut, duduk di depan pintu kamar. Ruangan begitu gelap. Dia mengeluarkan air mata, membanjiri pipi.
Aku sudah menyerah. Menggambar memang passion-nya. Hanya saja, bukan itu yang dia permasalahkan. Sudah tiga tahun berturut-turut dia dikirim oleh sekolah, mengikuti kompetisi menggambar. Hanya saja lagi-lagi, selalu pulang dengan tidak membawa piala.
Dia menangis, terisak-isak, seolah semua perjuangannya untuk meraih mimpi telah kandas. Dia juga berjanji pada dirinya untuk terus menggambar, tanpa henti. Namun, kini tidak bisa. Mimpi itu mengkhianati dirinya.
***
Tiga bulan berlalu....
Musim penerimaan murid baru telah tiba. Kini sudah saatnya berganti pakaian dari putih biru menuju putih abu-abu. Gerbang SMA Surabaya dipenuhi oleh siswa-siswa baru dan juga siswa lama. Sebenarnya ini masih memasuki masa orientasi siswa.