Blurb
"Suffering has meaning. Death has understanding."
Seyrna Lavergne adalah dosa yang hidup. Dihantui oleh trauma yang membusuk, ia meyakini bahwa keindahan lahiriahnya adalah kutukan. Di puncak nihilisme, ia hanya mendambakan satu hal: menghilang dari dunia, yang disebut kematian.
Eza Sollac adalah badai yang berjalan. Terlahir tanpa emosi dan penyesalan, ia memandang moralitas manusia sebagai logika yang korup. Baginya, kebenaran sejati tidak ditemukan dalam kasih sayang, melainkan dalam penderitaan yang tak terpulihkan. Titik nol seseorang.
Obsesi Eza terhadap Subjek 0 yang tak terjelaskan, mendorongnya pada tindakan yang mengerikan. Di tengah momen berdarah itu, Eza berkata.
"Kita akan tenggelam bersama."
⚠️ MATURE CONTENT (21+)
Psychological Distress-Graphic Violence-Sensitive Themes