SORE TERAKHIR

Rayasa Kherta
Chapter #19

HARGA DIRI LELAKI

Hari berikutnya drama kehidupan sedang terjadi kali ini menerpa sepasang kekasih yang saling mencintai. Dina kecewa beberapa kali Gilang tidak tepat janji untuk menemuinya. Beberapa kali juga makan malam dibatalkan alasannyaGilang sedang sibuk dengan rutinitasnya di kantor. Tidak tahu kenapa begitu yang pasti Dina merasa Gilang tidak mengertikannya. Dugaan demi dugaan membelenggu Dina apa benar Gilang sesibuk itu.

Dina yang sedih lalu datang ke kedai. Di kedai Dina tidak bisa menemui Dendi lantaran ia sedang keluar sebentar. Hanya Soka yang menemani Dina mengobrol itu pun sebentar karena ada beberapa pelanggan yang harus dibuatkannya kopi. Soka menyuruh Dina menunggu saja dulu, Dendi akan ditelponnya untuk ke kedai.

“Den dimana?” tanya Soka

“Lagi ambil kopi kenapa?” kata Dendi

“Ini ada Dina di kedai mau bertemu denganmu” kata Soka

“Denganku? Ngapain?” tanya Dendi

“Udah balik aja dulu” kata Soka

“Ya bentar-bentar” kata Dendi

Setengah jam kemudian Dendi dating ia melihat Dina sedang tidak baik-baik saja wajahnya murung.

“Kenapa kesini? mau pesan apa?” tanya Dendi

“Den, duduk dulu boleh?” kata Dina

“Ok, lalu?” tanya Dendi

“Aku berantem sama Gilang sudah seminggu kami tidak bertemu” kata Dina

“Lalu bagaimana?” tanya Dendi

“Aku tidak tahu harus bagaimana” jawab Dina

“Terus, maksudmu menemuiku?” tanya Dendi

“Kau ini kenapa Den? Aku kesini baik-baik ingin bicara denganmu kau malah begini” kata Dina

“Begini gimana? Maksudmu apa?” tanya Dendi

“Aku kira kau orang baik tidak begini cara memperlakukan orang yang menemuimu!” kata Dina

“Oh, maksudmu harus seperti dulu lagi? gak bisa begitu kau sudah memilih pacarmu itu ya sekarang nikmatilah pilihanmu itu” kata Dendi

“Kukira kita berteman” kata Dina

“Oh bukan tentang itu kau datang kesini bukan sebagai teman tapi sebagai perempuan yang tidak dihargai oleh pacarmu itu yang terjadi hari ini!” kata Dendi

“Aku tak menyangka omonganmu begini ternyata kau masih menyimpan marah itu” kata Dina

“Bukan soal Aku! Ini tentangmu! Hidupmu urus sendiri sejak malam itu Aku sudah melepasmu “kata Dendi

“Den, Aku minta maaf soal itu hanya kau yang kupunya di kota ini” kata Dina

“Sudah bukan lagi! Aku sudah jujur dengan orang tuamu dikampung urusanmu sudah menjadi tanggung jawab Gilang itu yang orang tuamu tahu sekarang” kata Dendi

“Tapi Den” kata Dina

“Sudah kau pulang saja Aku harus bekerja. Agar mapan seperti pacarmu itu” kata Dendi

Lihat selengkapnya