Blurb
Di hadapan jutaan kamera liga Chronicles of Aethelgard, Maya Daniswara dan Rayhan Pratama adalah dua kutub yang mustahil bersatu. Maya sang "Ratu Es" yang kalkulatif dan dingin, berhadapan dengan Rayhan sang "Kaiser"—kapten nomor satu yang tengil, arogan, dan gemar memprovokasinya di sesi jumpa pers.
Namun, di balik layar, hidup Maya berada di ujung tanduk. Studio game indie milik kakaknya terancam disita bank dalam kurun waktu hitungan hari akibat jeratan utang ratusan juta rupiah.
Satu-satunya jalan keluar adalah memenangkan sayembara rahasia Soulmate Protocol berhadiah 1 Miliar Rupiah. Syaratnya tidak masuk akal: pemain harus mendaftar secara anonim, mengikat janji pernikahan virtual, dan memasang gelang sensor biometrik (NeuroSync Band) yang mengukur detak jantung asli kedua pemain secara real-time.
Dengan nama samaran SugarPlum, Maya mengira ia dipasangkan dengan pemain asing misterius berzirah baja hitam bernama IronShadow. Bersama-sama, mereka berpegangan tangan di kawah lava, saling curhat di bawah langit bintang astral, dan memicu resonansi batin langka: 99 BPM - Pure Emotional Resonance.
Semua terasa manis, hingga sebuah panggilan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) SEA Games memaksa Maya dan Rayhan tinggal bersebelahan kamar di dunia nyata.
Ketika notifikasi kristal SugarPlum mendadak berdering dari gelang pintar milik Rayhan di kafetaria asrama... perang dingin, trauma masa lalu, konspirasi korporat predator, dan dendam sejarah SEA Games meledak ke permukaan!
Sanggupkah sang Ratu Es membedakan mana sandiwara algoritma dan mana getaran hati yang nyata saat seluruh Asia Tenggara menatap mereka di panggung Istora Senayan?