Blurb
Bagi Adrian, pemuda angkuh yang terbiasa menaklukkan pacuan kuda di arena, gadis florist yang sibuk menata kelopak bunga di podium hanyalah orang luar yang tak kasat mata.
Namun, ketegangan pecah di bawah remang lampu aula ketika Adrian yang sedang lewat di area depan ruang latihan Wushu melihat sang gadis mawar melangkah masuk ke area latihan yang kosong. Dengan watak tengilnya, Adrian yang sedang iseng perlahan ikut masuk dan langsung melempar sebilah tongkat panjang Toya sambil melayangkan tantangan asal-asalan. Adrian mengira duel main-main itu akan mudah ia menangkan, meskipun ia adalah calon atlet kuda show jumping dan bukan atlet Wushu.
Nyatanya, hanya dalam hitungan dua menit, sang siswa atlet elit dibuat mati kutu dan terpojok oleh kelincahan yang mustahil dimiliki seorang perangkai bunga biasa berumur sekitar 16 tahun.
Adrian tidak tahu bahwa di balik kelembutan aroma mawar Clara, ada memori otot dari belati dan pedang tajam yang terlelap selama empat tahun akibat badai masa lalu. Ketika rahasia di ujung tongkat itu mulai terbongkar dan nama sang "Athletes Pandora" mulai bergema, akankah jiwa Clara yang sempat padam kembali dipanggil oleh dunia pertarungan?