Spesimen Tanpa Wajah

Kinanthi (Nanik W)
Chapter #8

Bab 8 Catatan di Buku Harian Dara

Meskipun Dara mencintainya, ia tak ingin kendali atas hatinya sendiri. Ia harus selalu waras. Bagaimanapun, ia tak tahu, gejala selingkuh yang dilakukan Arlan memang watak akibat dominasi kecerdasan kinestetiknya atau hanya karakter? Sesulit-sulitnya karakter, jika yang bersangkutan sadar bahwa ulahnya salah, tentu ada hasrat bertobat. Keputusan ini bergantung pada satu hal: Kemauan Arlan untuk Belajar.

Bisa rukun kembali jika Arlan mau mengakui bahwa dia insecure. Hubungan ini punya harapan besar karena dasarnya adalah cinta yang tulus, bukan sekadar status. Jika Arlan bisa melihat kesuksesan Dara sebagai aset tim (bukan saingan), mereka akan menjadi power couple yang luar biasa. Namun mereka harus pisah jika Arlan menggunakan kekerasan verbal, sabotase karier, atau perselingkuhan sebagai cara untuk "merasa berkuasa". Jika dia menolak untuk sadar dan terus mematahkan sayap Dara agar Dara tidak terbang lebih tinggi darinya, maka pernikahan ini adalah penjara bagi potensi Dara.

Intinya: Pernikahan adalah kemitraan, bukan kompetisi. Arlan harus sadar bahwa dia tidak perlu menjadi "lebih besar" dari Dara, dia hanya perlu menjadi "rekan" yang berdiri di sampingnya.

Catatan di Buku Harian Dara

Tanggal: [Malam setelah badai terakhir]

Hari ini aku menatap seragam pilotmu lagi, Mas. Aku merindukan pria yang ada di dalam seragam itu. Bukan karena jabatannya, tapi karena binar matanya saat ia merasa berdaya. Sekarang, aku melihat pria itu sedang berperang dengan dirinya sendiri, dan pedangnya justru melukaiku.

Aku menulis ini karena aku tidak tahu berapa lama lagi aku bisa bertahan. Aku mencintaimu, tapi aku juga harus mencintai diriku sendiri. Jadi, aku membuat dua rencana di dalam kepalaku:

Rencana A: Jika Kita Melanjutkan Ini (Pilihanku yang Paling Utama)

Aku ingin kita tidak hanya sekadar 'bertahan', tapi 'hidup'. Langkah yang akan kuambil adalah:

Aku akan berhenti memberikan solusi uang setiap kali kamu mengeluh, karena aku sadar itu melukai harga dirimu. Aku akan membiarkanmu berjuang dengan caramu, tapi aku akan selalu ada di sampingmu untuk membasuh keringatmu.

Lihat selengkapnya