Hujan sebening kristal pun berasal dari awan yang hitam pekat...
Nizami, penyair Persia
***
Apakah Mas Patra benar-benar datang?
Sudah sekian lama Sri menunggu, tapi tak ada siapa pun yang datang. Kereta terakhir telah pergi, dan kini stasiun telah terasa sepi. Tadi hiruk-pikuk di sini memang terasa, tapi Sri tak peduli dengan itu. Yang ditunggunya hanya Mas Patra…
Tapi harusnya Sri tahu, Mas Patra tak akan datang. Ia tak pernah menulis surat apa pun, jadi ia tentu tak tahu kabarnya. Jarak keduanya begitu jauh, sekadar kerinduan tak akan bisa menyatukan mereka.