Stalker Misterius KOZMIC BLUES

Hans Wysiwyg
Chapter #47

Peniru #47 Kozmik Blues

Raka memungut buku itu dengan kedua tangan, lama ia menatap halaman pertama. Semakin lama, wajahnya semakin pucat.

"Aku kenal tulisan ini."

Kami semua menoleh.

"Bukannya tadi kamu bilang bukan tulisanmu?"

Raka mengangguk pelan. "Bukan."

"Lalu?"

Ia berhenti beberapa detik.

"Ini latihan."

"Latihan?"

Raka membalik beberapa halaman, di setiap halaman terdapat kalimat-kalimat pendek dengan tulisan tangan yang berbeda-beda. Ada yang tegak, miring, dan ada yang besar, bahkan ada yang nyaris tak terbaca. Namun semuanya memiliki satu kesamaan, setiap tulisan diberi nama kecil di sudut bawah halaman.

Mahesa, Maya, Surya, Ratih, Bagas dan juga nama Raka.

Aku memandang Raka. "Kamu pernah melihat buku ini?"

"Tidak."

"Tapi aku tahu apa ini."

"Apa?" Raka menarik napas panjang.

"Ini buku latihan grafologi."

Dr. Ratih mengernyit.

"Grafologi?"

"Bukan untuk membaca kepribadian."

"Melainkan untuk meniru tulisan tangan."

Ruangan mendadak terasa lebih dingin, aku mengambil buku itu, memang benar karena di halaman-halaman berikutnya, terlihat ada seseorang berlatih menulis nama yang sama berkali-kali. Lalu berganti menjadi tanda tangan, dan semakin lama semakin mirip. Hingga hampir tidak mungkin dibedakan.

"Kenapa seseorang melakukan ini?" bisik Lia.

Surya menjawab pelan.

Lihat selengkapnya