STAY OR LEAVE?

Deviannistia Suyonoputri
Chapter #7

7. MAWAR DAN MELATI

Siang hari saat bangun, Prabu tidak melihat Mawar di sampingnya. Dia yang baru terbangun mencoba mengumpulkan nyawa, perlahan beranjak, dia melihat perempuan itu sedang merokok di balkon Hotel. Dia terlihat banyak pikiran, rokoknya mengepul tanpa henti. Prabu menghampiri dan memberinya air putih, sedangkan laki-laki itu meminum bir di pagi hari.

“Lagi banyak pikiran?” tanya Prabu.

“Dan lo pagi-pagi minum bir, nggak salah?” 

“Ini obat,” ledek Prabu.

Mawar mengerutkan dahinya, “Lo alkoholik ya?”

“Yup,” jawab Prabu singkat.

Mawar mengangguk, “Pantas.”

“Jadi, kenapa mabuk? Walau sebenarnya lo nggak mabok.”

“Walau gue mabok, gua masih tahu sama siapa gue bicara. Dan itu jelas lo.”

“Ok, gue akui itu. Lo suka seperti ini?”

“Apa?” tanya Mawar bingung.

“Hubungan kita yang seperti ini.

“Gue nggak masalah selama tidak ada anak,” tuturnya sambil menyesap rokoknya.

“Waw,” Prabu sedikit terkejut.

“Gue tidak suka anak kecil, bukan berarti benci hanya tidak suka,” ungkap Mawar datar.

“Setuju, istri gue meninggal saat melahirkan anak kami. Mereka berdua tidak selamat, dan itu membuat gue tidak mau untuk memiliki anak.” tuturnya sambil tersenyum getir.

Mawar sempat terdiam menatap wajah Prabu, ada rasa iba di dirinya untuk lelaki itu, namun dia tidak mau membahasnya lebih jauh, “Bagus, kita sejalan,” cetus Mawar sembari mematikan rokoknya.

“Lo belum jawab pertanyaan gue, kenapa lo mabok?”

Di balkon yang hanya mereka berdua itu, ini pertama kalinya ada yang bertanya padanya kenapa melakukan suatu hal, bukan hanya dicap tidak benar melainkan ditanyakan alasannya.

Mawar menatap Prabu bingung, apa laki-laki ini cukup bisa dipercaya untuk dia mengungkapkan permasalahannya, terus menatap akhirnya Mawar berkata, “Urusan keluarga.”

Prabu mengangguk, “Baiklah kalau memang tidak mau bicara, gue nggak akan memaksa.” 

Ponsel Prabu kemudian berdering, Rama yang menghubunginya, “Iya,” jawab Prabu yang menjauhi Mawar untuk berbicara.

“Ibu Nona Mawar sepertinya akan segera bebas, dia telah menjalani hukumannya selama lima belas tahun.”

Lihat selengkapnya