Still, I Rise

Arzam Perdana Lubis
Chapter #6

Pesan yang Tidak Ingin Dibaca

CHAPTER 6

"Terkadang, melangkah maju bukan berarti melupakan masa lalu. Itu hanya berarti kamu akhirnya bersedia melihat apa yang telah menunggumu di depan."

Kemudian rombongan baru pun akhirnya meninggalkan lokasi menjelang malam.

Perjalanan pulang terasa lebih melelahkan daripada saat berangkat. Beberapa mahasiswa tertidur, sementara Lucien masih berusaha mengajak Felix berbicara meskipun temannya itu sudah berkali-kali menutup mata.

“Felix, lu belum tidur?”

“Belum.”

“Kalau belum tidur, tolong bantu jawab pertanyaan gue.”

“Apa?”

“Menurut lu, kenapa ayam kalo nyebrang itu jalan?”

Felix membuka satu mata.

“Lucien, gue sumpahin besok lu bangun tidur langsung disuruh presentasi tanpa PPT.”

Maeve tertawa dari kursi seberang.

“Please, kalian berdua. Kepala gue sakit.”

Arden tersenyum sambil melihat mereka. Ia mulai terbiasa dengan kebisingan kecil yang dibawa teman-temannya.

Di tengah perjalanan, ponselnya kembali bergetar.

Seraphina.

Lihat selengkapnya