SUARA YANG TEREDAM

Dariyanti
Chapter #16

Epilog

Tidak ada lagi rumah Ardi yang dibicarakan di lingkungan itu. Bangunannya tetap ada, seperti benda yang lupa cara bercerita. Tapi orang-orang melewatinya lebih cepat sekarang. Tidak ada yang berhenti lama di depan pagar. Tidak ada lagi suara yang mencoba menebak-nebak.

Beberapa bulan kemudian, proses hukum selesai, nama Ardi tidak lagi disebut di rumah Rani, bukan karena dilupakan, tapi karena sudah ditempatkan di tempat yang berbeda—di berkas, di catatan, di ruang yang tidak lagi masuk ke kehidupan sehari-hari.

Keluarganya tidak pernah kembali menghubungi. Rumah itu seolah berhenti menjadi bagian dari peta sosial yang dikenal.

Lihat selengkapnya