SUMPAH KALA

Snowflakemlet
Chapter #13

Email Teror

“Gue pikir mereka akan buat skenario baru tentang kematian Kapolri kayak yang mereka lakukan ke Bu Menteri?” 

Wicak menghela nafas panjang, “Orang-orang atas itu sesungguhnya lagi ketar-ketir. Kabarnya ada laporan dari orang siber bahwa ada serangan anonymous di email resmi kantor gue dan ternyata hal yang sama terjadi di beberapa kementerian, salah satunya Kemensos. Aduan mereka masuk ke divisi siber,” ucap Wicak mengeluarkan ponsel dan menunjukkan tangkapan foto di sebuah layar besar berupa badan email dari akun: deathofgovernment1312@gmail.com 


From: deathofgovernment1312@gmail.com

To: persuratan@kemensos.go.id 

Bu Menteri akan mati

Saya tahu kalian akan menganggap email ini hanya sebatas ancaman hoax belaka. Tapi saya akan pastikan bahwa hidup bu Menteri hanya tinggal menghitung hari. 


“Kapan mereka terima ini?” 

“Kabarnya beberapa hari sebelum kematian Bu Menteri. Awalnya mereka cuma menganggap itu email anonymous biasa karena ya…Kementrian memang sering terima email ancaman semacam itu tapi ternyata Bu Menteri beneran tewas. Email serupa juga kita terima beberapa hari sebelum Kapolri bertandang ke sana. As usual, diabaikan karena dianggap ancaman hoax belaka. Tapi hari ini Kapolri beneran tewas, and I don’t think it’s a coincidence.

“Udah coba dicek IPnya?”

“Udah. Somewhere in Europe. I’m currently taking IT in university. Jadi sekalipun gue nggak termasuk dalam divisi Siber, user jelas memanipulasi IPnya tapi orang-orang tolol itu nggak akan mikir sampai ke sana. All they know is just to hack ala-ala and dox people on the internet, hanya karena mereka punya wewenang untuk akses data pribadi rakyat. Trust me, divisi siber kita nggak secanggih FBI ala-ala,” jelas Wicak.

“Coba gue telepon Bhumi…” gumam Damar lekas menghubungi Bhumi. 

“Halo, Mas?” 

Lihat selengkapnya