Blurb
Di usia senjanya, Salmah menghabiskan hari-harinya seorang diri di rumah yang menyimpan begitu banyak kenangan. Anak-anaknya telah memiliki kehidupan masing-masing, sementara cucu kesayangannya semakin tenggelam dalam kesibukan.
Saat mengingat waktu yang telah berlalu, ia menyesali banyak hal. Mengapa ia hanya mendidik anak-anaknya dengan duniawi, menyerahkan segala pendidikan mengenai agama di sekolah saja.
Kini, mereka seperti lupa untuk kembali pulang.