Sweet Time

Erlanda Simamora
Chapter #14

Bab 13: Langkah Kecil

Langkah kecil hari ini, menjadi kemenangan esok hari.

...

Untuk pertama kalinya, semua berjalan lancar. Hebatnya ada seseorang yang membantunya mengatasi semua kesulitan. Ada seseorang yang jadi tempat bertanya apabila dia kebingungan.

Dalam 3 hari, semua berkasnya selesai.

Submit selesai.

Kelegaan luar biasa mengisi relung hati Asa. Tiga hari lalu ia hampir menyerah pada keadaan, tidak terbayang sehancur apa dia saat melewatkan kesempatan emas tersebut.

Tentu saja ini baru awal. Langkah kecil yang Asa ambil.

Hari ini Asa telah memilih jurusan, dan berhasil menyelesaikan semua pemberkasan yang dibutuhkan. Tinggal menunggu hasil saja.

Hari ini pula berkat syarat untuk beasiswa, Asa bisa menemukan dirinya dalam selembar foto bersama Lingga dan Sera. Seperti keluarga harmonis. Mereka tersenyum. Foto terbaik seumur hidup yang Asa punya.

"Misi selesai."

Asa bergegas menyimpan foto tersebut ke dalam tas, kala Aksara menghampiri usai mengantar semua berkas ke ruang tata usaha.

"Kalau kamu tidak sibuk, mari rayakan langkah kecil hari ini."

Aksara menatap Asa yang tampak menimbang. Pergi dengan Aksara, berarti Asa melewatkan beberapa lembar uang. Bagi Asa waktu adalah uang, tidak ada waktu untuk bersantai apalagi mengeluarkan uang selagi belum darurat.

"Kak Aksa yang traktir, ya?"

Aksara terkekeh lalu mengangguk. Sejujurnya Aksara sudah menyiapkan segala cara agar Asa tidak menolak ajakannya. Dia tahu gadis itu tidak pernah membuang-buang waktu untuk nongkrong dan bersantai seperti anak lain.

"Ini kali pertama, aku melewatkan pundi-pundi sebagai ucapan terima kasih," tutur Asa, merapikan rambutnya.

Asa tidak tahu banyak tempat untuk bersantai. Biasanya dia menghabiskan waktu di perpustakaan, bekerja di toko. Tempat paling nyaman yang dia kunjungi hanya coffe shop tempatnya bekerja.

"Kamu pasti belum pernah singgah sebentar untuk beli es krim, bukan?"

Tempat pertama mereka adalah toko es krim dengan berbagai pilihan rasa. Asa beberapa kali melewati tempat yang lagi viral tersebut. Tentu saja ada keinginan singgah dan membeli segentong es krim, serta menikmatiya untuk melepas lelah. Asa akan membatalkannya saat menyadari uang tersebut bisa dia gunakan untuk persiapan kuliah nanti.

"Buat kamu. Untuk beberapa jam ke depan, mari bersantai tanpa terbeban akan hari esok," katanya sembari meletakkan beberapa cup es krim.

"Terima kasih, Kak."

Sentuhan es krim yang meleleh di lidahnya, lantas membuat Asa menggerakkan kepalanya ke kiri dan ke kanan. Begitu menikmati.

"Kalau kamu berhasil lulus di Jogja, aku janji akan membawa kamu keliling kota Jogja. Kamu ingin ke Malioboro bukan? Kita akan ke sana, menikmati kuliner dan tempat-tempat yang belum pernah kamu datangi," tutur Aksara dengan berbagai macam rencana dalam benaknya.

Lihat selengkapnya