Tak Ada Lagi Kita

Asri Lestari
Chapter #3

Bab 2. Ketemu!

"Halo!"

Akhirnya panggilan itu tersambung.

"Mas Bayu, aku menemukannya. Aku menemukan Stevani Adisty!" seruku dengan napas memburu, nyaris tak percaya pada kalimat yang baru saja kulontarkan.

Kudengar napasnya tercekat di ujung sana. Hening sejenak, lalu suara beratnya terdengar bergetar. "Di mana dia, Danu?"

"Aku belum tahu pasti. Nanti kutanyakan ke Ana. Aku menemukan kartu nama ini di novel yang dia baca."

"Baiklah... Hubungi aku segera kalau ada informasi selanjutnya," ucapnya lirih, sebelum menutup sambungan telepon. Aku bisa membayangkan betapa campur aduknya perasaannya saat ini.

Mas Bayu adalah kakak sepupuku dari pihak ayah. Dia orang pertama yang mengajakku datang ke Bali setelah lulus kuliah. Kami bekerja bersama dalam event organizer yang telah dia rintis bersama istrinya selama tiga tahun sebelum aku bergabung. Semua berjalan nyaris sempurna—hingga akhirnya musibah itu datang. Aku kehilangan pekerjaan. Dan lebih dari itu, kehilangan arah di pulau orang.

Pulang ke kampung halaman bukanlah pilihan mudah. Rasa malu menjadi penghalang. Aku mencoba bertahan dengan bekerja serabutan. Hingga takdir mempertemukanku dengan Ana. Gadis itu... bisa dibilang adalah dewi penyelamat dalam hidupku.

Aku tak sabar menunggu Ana kembali ke kantor, padahal dia baru saja pergi. Akhirnya, kukirim pesan untuk menanyakan keberadaannya. Sambil menanti balasannya, kuambil novel yang tadi hendak dia pinjam, lalu kumasukkan ke dalam tas.

Tak lama kemudian, pesan balasan dari Ana masuk. Aku segera bersiap.

"Salim, aku pergi dulu, ya," pamitku kepada Salim yang masih fokus di depan laptop.

"Mau ke mana, Mas?" tanyanya, tampak penasaran.

"Mau ketemu Ana," jawabku singkat sambil membuka laci, mencari kunci mobil.

Lihat selengkapnya