Tak Ada Lagi Kita

Asri Lestari
Chapter #5

Bab 4. Rasa Penasaran

"Iya, seperti yang kamu pikirkan. Stevani adalah istri Mas Bayu yang dulu membawa kabur uang usaha dan anak mereka, juga motor serta laptop baruku." Cerita 5 tahun yang lalu kembali kuulang.

"Sampai sekarang kami tidak tahu apa alasan Stevani melakukan itu. Semoga pertemuan mereka hari ini bisa membawa titik terang," tambahku.

Dalam hati, aku benar-benar berharap pertemuan itu mampu menjawab semua pertanyaan yang selama ini menggantung dan menyelesaikan permasalahan di antara mereka berdua. Terutama, semoga Mas Bayu bisa bertemu kembali dengan putra semata wayangnya yang sudah lima tahun dia rindukan.

Percakapan kami tentang Stevani dan Mas Bayu terhenti sampai di situ. Ana masih tampak sulit mempercayai apa yang baru saja dia dengar. Tiba-tiba aku teringat pada satu pertanyaan yang sejak tadi mengusikku.

"Ngomong-ngomong, dari mana kamu mengenal Stevani?" tanyaku sambil menoleh ke arah Ana yang masih merenung di sampingku.

"Oh, itu. Aku berkenalan dengannya dalam perjalananku ke Eropa tahun lalu. Kami sempat ngobrol, dan aku cerita soal usaha travel agent yang sedang aku rintis. Aku bilang padanya untuk menghubungiku kalau ada pekerjaan yang berhubungan dengan itu. Seminggu yang lalu dia meneleponku, mengajakku bertemu, dan menawariku proyek ini," jelas Ana sambil mulai mencari sesuatu di dalam dompetnya.

"Ke mana, ya?" gumamnya kemudian.

"Apa?" tanyaku penasaran.

"Kartu nama Kak Stevi," jawabnya singkat, masih sibuk membongkar isi dompetnya.

"Ada di kantor," kataku.

"Hah? Kok bisa?" Dia menatapku heran.

“Tadi aku menemukannya terselip di novel Cuckoo's Calling yang sedang kamu baca. Aku cukup terkejut ketika membaca namanya,” jelasku.

Lihat selengkapnya