Takdir Menemukan Kita

Ezra Jo
Chapter #4

Bab 3 - Persahabatan yang Mulai Tumbuh

BAB 3

Persahabatan yang Mulai Tumbuh

Karang Resik, September 2013


Sejak menyadari bahwa mereka pernah bertemu saat Upacara Pramuka Gabungan di masa SD, hubungan Arif Rahardi dan Bagas Zulfikar berubah dengan cepat.

Meski masih berada di kelas yang berbeda Arif di VIII A dan Bagas di VIII C mereka hampir selalu menghabiskan waktu bersama saat jam istirahat.

Setiap pagi, Arif datang ke sekolah lebih awal dengan mengayuh sepeda tuanya dari arah Sukaresik.

Tak lama kemudian, Bagas tiba dari arah Rancabogo menggunakan angkutan pedesaan yang setiap hari melewati jalan menuju SMPN 2 Karang Resik.

Mereka mulai memiliki kebiasaan baru.

Sebelum bel pertama berbunyi, mereka selalu bertemu di depan perpustakaan sekolah.

"Hari ini ada PR Matematika?" tanya Bagas suatu pagi.

"Ada. Untung semalam aku sudah selesai."

"Waduh... aku lupa ngerjain PR ku."

Arif hanya tertawa kecil. "Ayo, masih ada waktu. Mau gak aku ajarin?."

Mereka duduk di bangku panjang depan perpustakaan.

Arif menjelaskan satu per satu soal yang belum dipahami Bagas.

Bagas mendengarkan dengan serius.

"Kalau dijelasin sama kamu, ternyata gampang ya." Ujar Bagas

"Bukan gampang. Kamu cuma kurang teliti." Arif menyela.

Mereka tertawa bersama.

Hari demi hari, persahabatan mereka semakin erat.

Saat jam istirahat, mereka sering makan di kantin sekolah.

Menu favorit mereka selalu sama.

Semangkuk bakso dan dua gelas es teh manis.

Suatu hari, ketika melewati gerbang sekolah, seorang penjual es doger berhenti di depan pagar.

Bagas langsung tersenyum. "Arif..."

Arif menoleh, "Apa?"

Lihat selengkapnya