Takdir Menemukan Kita

Ezra Jo
Chapter #12

Bab 11 - Langit yang Berbeda, Doa yang Sama

BAB 11

Langit yang Berbeda, Doa yang Sama

Bandung, Agustus 2018


Hari-hari pertama sebagai mahasiswa membawa perubahan besar bagi Arif Rahardi dan Bagas Zulfikar.

Untuk pertama kalinya sejak mereka menjadi sahabat, keduanya benar-benar menjalani kehidupan di tempat yang berbeda.

Arif diterima di Fakultas Teknik Sipil sebuah universitas negeri di Bandung. Ia tinggal di sebuah rumah kos sederhana yang tidak jauh dari kampus. Setiap pagi ia harus berjalan kaki melewati jalan yang dipenuhi pepohonan sebelum memasuki ruang kuliah.

Sementara itu, Bagas memulai perkuliahannya di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan di sebuah universitas negeri di Tasikmalaya. Ia tinggal bersama pamannya agar lebih dekat dengan kampus.

Kesibukan mereka semakin bertambah.

Tugas kuliah jauh lebih banyak dibandingkan saat SMA.

Suatu malam, Arif masih berada di ruang belajar kampus.

Di hadapannya menumpuk gambar teknik dan berbagai buku perhitungan struktur bangunan.

Ia mengusap matanya yang mulai lelah.

Tiba-tiba ponselnya bergetar.

Sebuah pesan dari Bagas.

"Masih belajar?"

Arif tersenyum lalu membalas.

"Iya. Besok ada presentasi."

Tak lama kemudian, ponselnya kembali berbunyi.

"Semangat ya. Jangan lupa makan."

Pesan sederhana itu membuat Arif kembali bersemangat menyelesaikan tugasnya.

Di sisi lain, Bagas juga sedang sibuk mempersiapkan praktik mengajar pertamanya di sebuah sekolah.

Ia tampak gugup.

"Kalau nanti aku salah ngomong gimana?" gumamnya.

Malam itu, Bagas menelepon Arif.

"Rif..."

"Iya?"

Lihat selengkapnya