Blurb
"Anak manis, mari, ikutlah denganku!
Aku 'kan memainkan permainan yang menyenangkan denganmu. . .
Bunga-bunga indah tumbuh di tepi pantai,
Ibuku punya jubah emas nan permai."
Di balik benteng yang dijaga oleh darah serta baja, keluarga Nebelheim berdiri sebagai perisai terakhir kerajaan dari ancaman di perbatasan utara. Namun, bahaya terbesar tidak pernah datang dari monster yang mengamuk di tengah badai, melainkan dari bayang-bayang mematikan yang bersembunyi dalam keindahan ilusi: sang Raja Peri.
Ketika sebuah titah dari istana memaksa keluarga Nebelheim menghadiri pesta ulang tahun kerajaan di pusat intrik, pintu menuju bencana terbuka lebar. Terjebak di tengah permusuhan politik para bangsawan pusat, jebakan mendarat di Totenwald, dan bisikan manis sang Raja Peri yang mulai meracuni akal sehat, nasib tragis bersiap merenggut apa yang paling berharga bagi Yirani.
Di sinilah pertumpahan darah, dendam, dan perjuangan seorang kakak yang kehilangan segalanya dimulai.