Telur Dadar Spesial

Best Siallagan
Chapter #25

Usaha Terakhir yang Menyedihkan

Garis lipstick merah muda pudar yang sudah tiga tahun tersimpan di dasar tas kain itu tergores gemetar di atas bibir Ana yang kering.

Ana menatap pendaran pantulannya sendiri pada cermin rias retak yang tertempel di pintu lemari pakaian. Di bawah pendar lampu bohlam sepuluh watt, wajahnya tampak berbeda. Bedak padat yang baunya agak tengik karena jarang dipakai melapisi pipinya yang tirus, menyamarkan lingkaran hitam di bawah matanya. Dia bahkan telah mengganti daster katun kusamnya dengan gaun terusan kain rayon bermotif bunga-bunga kecil—pakaian terbaik yang tersisa dari masa awal pernikahan mereka lima tahun lalu.

Di luar, deru suara motor matic Ernesto terdengar memasuki gang, disusul decitan rem kaku saat berhenti di teras semen depan.

Dada Ana berdegup kencang, sebuah dentupan asing yang lama tak dirasakannya. Jarinya memilin ujung kain gaunnya, menyerap keringat dingin yang mendadak membasahi telapak tangan. Ini adalah perjudian terakhirnya. Sebuah tes kecil dan menyedihkan untuk menguji apakah masih ada sedikit percikan yang tersisa di mata suaminya, ataukah pria itu telah sepenuhnya buta terhadap keberadaannya.

Klek.

Gagang pintu depan ditarik dari luar. Ernesto melangkah masuk dengan tubuh kaku yang dibungkus seragam kerja pabrik berbau keringat dan oli kusam. Pria itu melepas helmnya, meletakkannya di atas rak, lalu mengusap wajahnya yang basah oleh debu jalanan dengan ujung lengan baju.

Mata Ernesto bergerak mengitari ruang tamu, lalu berpapasan langsung dengan Ana yang berdiri tegak di dekat ambang pintu kamar.

Pandangan Nesto berhenti selama setengah detik. Matanya yang merah karena lelah melirik gaun bunga-bunga Ana, menyapu garis lisstik di bibirnya, lalu tanpa jeda—tanpa ada sedikit pun kerutan di dahi atau perubahan sudut bibir—pandangan itu bergeser melewati Ana, seolah-olah perempuan itu hanyalah selembar kain gorden yang kebetulan tergantung di sana.

"Air hangat ada?" tanya Nesto pendek, suaranya serak dan datar.

Lihat selengkapnya