Teman dari Luka yang Sama

Oleh: Pens_Aether

Blurb

"Senyum itu harus sampai ke mata," begitu kata Ibu.

Bagi Sheira Pradana, setiap foto keluarga adalah sebuah sandiwara yang melelahkan. Di rumah yang tampak hangat bagi orang asing, ia justru merasa menjadi hantu yang tak terlihat. Ayah yang menuntut kesempurnaan dan Ibu yang hanya peduli pada "tampilan luar" perlahan mematikan percikan hidup dalam dirinya.

Saat beban di pundaknya tak lagi sanggup ia pikul sendiri, Sheira menciptakan dunianya sendiri. Di sana ada Auristella yang lembut dan Hyeonjae yang memahami setiap diamnya. Mereka bukan sekadar khayalan; mereka adalah pelindung di tengah badai depresi yang siap menenggelamkan Sheira kapan saja.

Namun, sampai kapan Sheira bisa terus bersembunyi dalam imajinasi? Ketika batas antara yang nyata dan yang maya mulai mengabur, Sheira harus memilih: terus tenggelam dalam pelarian yang indah, atau memberanikan diri menyuarakan luka yang selama ini tidak kelihatan.

Ini bukan sekadar cerita tentang kesedihan, melainkan perjuangan seorang remaja untuk menemukan keberanian bahwa menjadi "tidak baik-baik saja" adalah langkah pertama untuk benar-benar pulih.

Lihat selengkapnya