Pagi itu aku bangun sebelum alarm.
Bukan karena tidak bisa tidur lagi — tapi karena sudah tidur. Sudah cukup, meski hanya sebagian. Ada perbedaan antara terbangun karena tubuh menyerah dengan terbangun karena tubuh sudah selesai beristirahat, dan pagi itu rasanya adalah yang kedua — meski hanya tipis bedanya, meski masih ada berat yang tidak ikut beristirahat semalam. Tapi tipis tetap berbeda. Tubuh yang sudah cukup berbeda dari tubuh yang menyerah, seperti tanah setelah hujan berbeda dari tanah yang terlalu kering untuk menyerap apapun.
Aku duduk di tepi kasur.
Wulan masih tidur. Kamar sepi dengan cara yang berbeda dari malam-malam sebelumnya — bukan sepi yang penuh tekanan, bukan sepi yang terasa seperti ruang yang sudah memutuskan tidak ada tempat untukmu. Sepi yang lebih ringan. Atau aku yang lebih ringan, sedikit, cukup untuk merasakannya.
Aku menatap tanganku.
Masih sedikit gemetar. Mungkin akan masih sedikit gemetar untuk beberapa waktu ke depan — itu bukan sesuatu yang hilang dalam semalam, bukan sesuatu yang bisa diselesaikan oleh satu malam menangis dan satu percakapan dengan seseorang yang tidak nyata. Tapi aku menatapnya tanpa memalingkan muka. Tanpa langsung menekan jari ke paha. Tanpa melakukan gerakan apapun untuk menyembunyikannya dari diri sendiri.
Ini tanganku.
Ini yang sedang terjadi.
Dan aku butuh bantuan.
Tidak ada yang dramatis tentang tiga kalimat itu. Tidak ada suara latar, tidak ada pencerahan yang datang dengan cahaya dari atas. Hanya tiga kalimat yang duduk di kepala pagi itu dengan cara yang berbeda dari semua kali sebelumnya — bukan sebagai sesuatu yang harus segera disangkal atau dikelola atau disusutkan menjadi ukuran yang lebih aman, tapi sebagai sesuatu yang sudah cukup lama benar dan sekarang dibiarkan benar.
Aku tidak bergerak dengan dramatis pagi itu.
Hanya seorang gadis yang bangun lebih awal dari biasanya, duduk di tepi kasur, dan memutuskan satu hal kecil: hari ini ia akan mengirim pesan kepada Bu Hesti. Bukan besok. Bukan nanti kalau sudah lebih siap. Bukan ketika semuanya sudah terasa lebih baik — karena menunggu sampai semuanya terasa lebih baik sebelum meminta bantuan adalah cara paling efisien untuk tidak pernah meminta bantuan sama sekali.
Hari ini.