Sore itu, hujan turun deras, mengguyur atap rumah dan memercik di sepanjang jalanan bertanah.
Kilat menyambar tanpa henti, menciptakan suasana ganjil nan menegangkan.
Cahaya halilintar itu berwarna aneh dan menyilaukan, setiap sambaran terasa jauh lebih tajam dibanding petir sebelum-sebelumnya.
Langit terus menyala menyuguhkan simfoni rona yang menawan sekaligus mencekam, sementara panasnya kian menyengat, bak mentari yang membakar tanpa ampun.