Jakarta itu bising,
tetapi di sebuah rumah di Pondok Labu, kebisingan punya nadanya sendiri.
Nadanya dimulai dari denting sudip yang beradu dengan wajan di tangan Ghazi, lalu disambar oleh suara mesin cuci Juni yang berderit minta ampun, dan puncaknya berupa teriakan melengking dari anak bungsu keluarga itu.
“BABANG! JANGAN DIMAKAN ROTI ADEK!”
Selamat datang di kehidupan Abyan Geyadha. Remaja 15 tahun yang dunianya hanya seputar sekolah, bekal masakan bundanya atau abangnya, dan usaha bertahan hidup dari kejahilan Babang (si anak tengah).