Tentang Manusia

Langgeng Ikhtiar Pribadi
Chapter #4

Orang-Orang yang Takut Pulang ke Ruangan Sunyi

Mira mengunggah tiga story dalam satu jam setelah pulang dari apartemen Ezra.

Yang pertama foto langit sore dari balik jendela mobil online.

Yang kedua screenshot lagu lama yang sedang diputar.

Yang ketiga selfie setengah wajah dengan caption:

capek.

Tiga puluh dua orang melihat story pertama dalam lima menit.

Empat belas orang membalas story kedua.

Satu orang mengirim:

lo gapapa?

Mira tidak membalas siapa-siapa.

Ia melempar ponselnya ke kasur lalu berjalan ke dapur apartemennya yang bahkan lebih kecil dari milik Nara. Wastafel penuh gelas kopi plastik. Ada kotak pizza terbuka di meja makan. Ring light masih menyala sejak siang tadi karena lupa dimatikan.

Mira membuka kulkas.

Kosong.

Ia menatap isi kulkas beberapa detik sebelum sadar tidak ada alasan sebenarnya ia berdiri di sana.

Ponselnya bergetar lagi.

DM baru.

mir, itu bener ezra?

Mira menutup kulkas lebih keras dari yang diperlukan.

Sejak kabar kematian Ezra mulai menyebar, orang-orang mendadak bermunculan seperti teman dekat.

Padahal sebagian besar hanya:

pernah nongkrong sekali,

pernah kerja bareng dua bulan,

atau saling follow bertahun-tahun tanpa benar-benar bicara satu sama lain.

Mira berjalan kembali ke kasur.

Ia membuka DM itu.

Tidak dibalas.

Lalu membuka story viewers lagi.

Ia tidak sadar sudah melakukannya empat kali dalam sepuluh menit terakhir.

Nama-nama terus muncul.

Orang-orang yang dulu dekat.

Orang-orang yang tidak pernah ia pikirkan lagi.

Beberapa mantan.

Beberapa mutual internet yang bahkan belum pernah ditemui langsung.

Mira berhenti di satu nama.

Ezra pernah bilang:

manusia sekarang sedihnya suka sambil ngitung siapa saja yang peduli pada dirinya.

Waktu itu Mira tertawa.

Sekarang kalimat itu terasa menyebalkan.

Ia membalik badan dan menutup wajah dengan bantal sebentar. Apartemennya terlalu hening malam itu. Tidak ada suara TV. Tidak ada podcast. Tidak ada musik dari speaker kamar mandi seperti biasanya.

Hanya suara AC dan kendaraan jauh dari bawah.

Mira meraih ponselnya lagi sebelum sempat berpikir.

Membuka TikTok.

Scroll.

Video orang masak.

Video kucing.

Potongan podcast tentang burnout.

Iklan parfum.

Lihat selengkapnya