Tentang Manusia

Langgeng Ikhtiar Pribadi
Chapter #31

Hari-Hari yang Tetap Datang

Pagi itu, Jakarta tidak terlihat berbeda.

Bus tetap penuh.

Motor tetap saling memotong jalan.

Orang-orang tetap berjalan cepat dengan kopi di tangan dan wajah yang belum sepenuhnya bangun.

Nara berdiri di halte sambil memegang roti tawar yang baru dibelinya dari minimarket dekat apartemen.

Langit mendung tipis.

Tidak hujan.

Tapi udara pagi membawa bau aspal basah dari sisa malam sebelumnya.

Ponselnya bergetar.

Dari grup chat:

manusia-manusia gagal tidur

Mira mengirim foto presentasi dengan caption:

doain gue survive hari ini.

Beberapa detik kemudian, Bima membalas:

jam segini gue lagi ngurus visa. hidup aneh.

Nara membaca percakapan itu sambil tersenyum kecil.

Lalu mengetik:

semangat manusia-manusia korporat.

Mira langsung membalas:

munafik. lo juga.

Bus datang.

Nara naik bersama orang-orang lain yang tampak sudah lelah bahkan sebelum hari benar-benar dimulai.

Di dalam bus, seorang perempuan tertidur sambil memeluk tas kerja. Dua anak SMA berbagi earphone. Seorang bapak membaca berita ekonomi dengan wajah seperti baru kehilangan sesuatu.

Kota bergerak di luar kaca.

Gedung.

Lampu merah.

Pedagang bubur.

Flyover.

Manusia-manusia yang sedang menuju tempat mereka dibutuhkan.

Dulu, semua itu selalu membuat Nara merasa kecil dan terasing.

Sekarang masih sedikit.

Tapi tidak separah dulu.

Di kantor, Kevin sudah datang lebih awal.

Ia berdiri dekat pantry sambil menuang kopi hitam ke gelas kertas.

“Morning.”

“Morning.”

Kevin melihat roti di tangan Nara lalu mengangguk kecil.

“Sarapan?”

“Iya.”

“Good.”

Percakapan selesai di situ.

Tapi anehnya, itu cukup terasa hangat.

Nara duduk di mejanya.

Tanaman kecil di sudut meja masih hidup walau warnanya belum sepenuhnya hijau lagi. Sticky note lama masih tertempel di sisi dalam laci. Cahaya pagi masuk dari jendela lebih lebar sekarang setelah posisi mejanya dipindah.

Ia membuka laptop.

Email masuk.

Revisi.

Kalender meeting.

Notifikasi kerja.

Semuanya masih ada.

Mesin itu tetap berjalan.

Dan mungkin akan selalu begitu.

Lihat selengkapnya