Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing

Oleh: Ahmad Wahyudi

Blurb

Cerpen ini bercerita tentang dua orang mantan kekasih yang dipertemukan kembali secara tidak sengaja setelah lama berpisah. Pertemuan sederhana di sebuah halte saat hujan menjadi pintu masuk bagi kenangan, luka lama, dan perasaan yang ternyata belum sepenuhnya selesai.

Sepanjang cerita, keduanya perlahan membuka kembali alasan di balik perpisahan mereka dulu — bukan karena cinta hilang, tetapi karena sama-sama takut menjadi beban dan sama-sama memilih diam di saat yang seharusnya saling menahan. Kesalahpahaman, ketakutan, dan waktu membuat mereka berjalan di jalan hidup masing-masing.

Namun pertemuan itu bukan untuk kembali bersama, melainkan untuk menyembuhkan. Mereka menyadari bahwa kini masing-masing sudah memiliki kehidupan dan hati lain yang menunggu dengan setia. Dengan kedewasaan baru, mereka memilih saling merelakan, bukan dengan luka, tapi dengan rasa syukur karena pernah saling menjadi rumah.

Inti cerpen ini adalah tentang cinta yang tidak selalu harus dimiliki untuk menjadi bermakna. Kadang, bentuk cinta yang paling utuh adalah ketika dua orang bisa berpisah tanpa benci, saling memaafkan, dan membawa kenangan sebagai bagian indah dari proses menjadi pribadi yang lebih dewasa.

Lihat selengkapnya