Terbang Di Langit

Iman Ali Janovit
Chapter #1

Lembar 1 : Bunyi Bising

Bel sekolah berbunyi nyaring. Tepat pukul sepuluh pagi. Murid-murid bersorak riang. Pelajaran-pelajaran rumit yang menggema di kepala—mereka lupakan sejenak.

"Kal, lu mau ke kantin kagak?" Tanya Niran kepada seorang remaja yang terlihat lesu dengan posisi wajahnya di sembunyikan di balik kedua tangan yang di silahkan di atas meja. Aku. Akala.

"Skip, lagi gak mood." Jawabku malas.

"Kenapa lagi, sih? Biasnya kalau gak mood ada maksud tertentu."

"Gak tahulah. Lagi serba capek aja." Jawabku lagi.

"Ya, udah. Gua sama Aco ke kantin dulu. Lumpiah basahnya keburu banyak yang ngantri." Niran memasukkan kedua tangannya ke dalam saku, kakinya melangkah menjauh dari hadapanku.

Di saat yang sama, aku menatap ke arah buku tulis kosong milikku di meja.

enaknya sih mending ngayal terus di catet biar jadi cerita.

Aku menghembuskan nafas panjang lalu mengacak-acak rambutku tanpa sebab hingga membuat teman sebangkuku bingung.

"Lu waras, kan?" Tanya remaja laki-laki jangkung dengan rambut gondrong, memakai kacamata yang bernama Gilang.

"Waras lah!" Jawabku.

"Emang lagi agak mumet aja kepala." Lanjutku sambil berdiri.

Aku melirik ke setiap sudut kelas. Ramai. Namun berbeda-beda. Masing-masing murid mengobrol dan makan bersama dengan orang pilihan mereka masing-masing.

Aku berganti menatap ke arah jam dinding yang terpasang di antara foto presiden dan wakil presiden. Pukul sepuluh lewat satu menit.

"Mending kantin, ah." Ujarku kemudian melangkah pergi meninggalkan mejaku.

"Tuh orang emang aneh." Komen Gilang saat aku sudah pergi dari kelas.

***

Suara-suara obrolan memenuhi lorong-lorong kelas. Membuat halaman depan kelasnya masing-masing menjadi lebih hidup.

Ada yang membicarakan siapa suka siapa, "Udah tahu belum? Si itu ada yang suka, kakak kelas! Cakep lagi!" Ujar gadis remaja dengan rambut di kepang kepada teman-temannya.

Kasus yang viral, "Lu udah denger belum? Kasus guru itu?"

"Eh, jangan di bicarain kenceng-kenceng dong, tar kita malah di panggil BK!"

Bahkan sampai olahraga, "Kalau mau kuat pull up banyak gimana, ya?" Tanya remaja laki-laki yang badannya kecil.

"Gampang! Gelantungan aja lama kayak monyet!" Jawab temannya yang di sertai candaan.

Topik yang cepat hangat sering menyebar dengan cepat. Namun aku paling suka dengan topik yang beberapa tahun ini sering di bahas hampir semua orang... E-sport.

Lihat selengkapnya