Terminal Lama

Topan We
Chapter #30

Chapter 30

Edi yang masih duduk di tepi ranjang menoleh. Nama yang tertera di layar membuat jemarinya berhenti. Ibu menelepon.

Ia membiarkannya berdering beberapa saat sebelum akhirnya mengangkat.

"Halo."

Tak ada jawaban langsung.

Hanya napas yang terdengar dari seberang.

"Di..."

Suara itu pelan.

"...pulang ya."

Edi tidak menyela.

"Ada yang mau ibu bicarakan."

Kalimat itu berhenti di situ.

Tak ada penjelasan detail.

Edi memandang lantai.

"Iya, Bu."

Panggilan berakhir.

Ponsel kembali ia letakkan di sampingnya.

Untuk sesaat, ia merasa sulit menarik napas lega.

Jemarinya saling menggenggam tanpa sadar.

Ada sesuatu yang sejak tadi mengganjal pikirannya.

Rudi. Nama itu kembali menyelinap ke dalam pikirannya tanpa bisa dicegah.

---

Perjalanan menuju rumah dilaluinya dalam diam. Motor melaju membelah jalan yang mulai menyepi. Tatapannya tetap fokus. Namun yang dilihatnya bukan jalan. Bayangan demi bayangan datang silih berganti. Nama-nama yang pernah ia tulis, semuanya muncul hanya sepotong.

Tak pernah utuh. Seolah ingatannya sengaja menyisakan bagian-bagian yang paling sulit dipahami. Edi menarik napas panjang.

---

Pintu rumah sudah terbuka. Edi menghentikan motornya. Belum sempat mengetuk, ia melihat Sumiyati duduk di ruang tengah.

Perempuan itu tidak bergerak. Tatapannya lurus ke arah pintu. Seolah memang telah menunggunya sejak tadi. Langkahnya berhenti sesaat di ambang pintu sebelum ia menutupnya pelan.

Tidak ada pelukan dan tidak ada pertanyaan tentang pekerjaannya seperti biasa.

Sumiyati hanya menunjuk kursi di depannya.

"Duduk."

Edi menurut. Jarak mereka hanya dipisahkan sebuah meja kecil. Suara kipas angin memenuhi ruangan. Sumiyati menatap wajah anaknya cukup lama. Seakan mencari sesuatu.

"Sebenarnya sudah lama..."

Ia berhenti.

"...ibu liat ada sesuatu di diri kamu."

Edi tidak menjawab.

"Tatap mata Ibu."

Edi mengangkat wajah.

Tatapan mereka bertemu.

"Jujur."

Satu kata saja.

Namun terasa berat.

"Rudi..."

Suara Sumiyati mulai bergetar.

Lihat selengkapnya