Rini adalah seorang siswi di sebuah SMU di kota Jakarta. Kebetulan orang tua Rini tinggal di luar kota karena urusan pekerjaan, jadi untuk sementara ini Rini hidup hanya bersama para pembantu serta penjaga rumah.
Sekitar setahun yang lalu dia mendapatkan hadiah berupa sebuah kotak musik dari seorang temannya. Kotak musik itu sangat cantik, dan alunan musiknya pun indah. Oleh karena itu, Rini meletakkan kotak musik itu di sebuah lemari kaca di ruang tamu rumahnya. Tetapi sudah seminggu ini, setiap kali Rini ingin pergi sekolah, dia menemukan kotak musik itu selalu terbuka, padahal Rini tidak pernah menyentuhnya sama sekali.
Awalnnya Rini sama sekali tidak menghiraukan hal itu. Sampai suatu malam ketika Rini sedang mengerjakan PR, sekitar pukul sebelas malam, sayup-sayup ia mendengar suara alunan musik. Rini memfokuskan pendengarannya ternyata alunan musik itu adalah alunan musik dari kotak musik miliknya. Rini hafal sekali alunannya. Rini beranjak dari meja belajarnya untuk melihat kotak musik miliknya. Tetapi baru saja melangkah beberapa langkah dari mejanya, tiba-tiba saja pintu kamar Rini digedor-gedor.
Rini melompat mundur karena kaget, tetapi gedoran itu hanya berlangsung beberapa saat. Jantung Rini berdegup kencang, dia pun mengurungkan niatnya untuk keluar kamar, dan memutuskan untuk segera tidur karena jantungnya masih berdegup kencang, tetapi akhirnya dia tertidur juga.
Keesokannya, Rini menanyakan kepada pembantunya dan juga penjaga rumahnya tentang suara alunan musik beserta gedoran pintu itu. Tetapi tak satupun yang menyentuh dan juga menggedor kamarnya.
"Mana berani saya gedor-gedor kamar non?" ujar salah satu pembantunya.