That Little Promise

achamrsha
Chapter #24

Bab 24 - Holiday and Holy Shit (2)

Akhirnya setelah menempuh perjalanan lima jam, Yosandrea dan keluarganya tiba di villa pribadi. Masing-masing dari mereka membawa bawaannya yang disimpan di bagasi mobil. Tersisa tas Yosandrea yang ada di bagasi mobil tersebut, karena sibuk mengamati pemandangan Yosandrea lupa dengan barang bawaannya.

"Oca, tasnya itu jangan lupa," ucap Bunda.

"Oh iya, Bunda," sahut Yosandrea seraya berlari kecil menuju mobil.

Saat tangan Yosandrea hendak meraih tasnya, ia tersentak ketika Argatha dan Kenan bersamaan memegang tas milik Yosandrea. Keduanya langsung melemparkan tatapan tajam, tatapan yang tidak mau mengalah.

"Jauhin tangan lo dari tas cewek gue," tegas Argatha.

"Gue yang bawa tas Oca. Minggir lo!" ketus Kenan.

"Lo siapa, sih?"

"Gue Kenan, salam kenal," sahut Kenan menjawab pertanyaan Argatha.

Yosandrea yang melihat dan mendengar mereka berdua sontak memutar bola matanya malas. Jengah sekali mendengarnya dan ini baru sampai. Apa kabar nanti setelah beberapa jam kemudian.

"Udah gue bilang mending gak usah ajak mereka berdua sekalian. Gue yang pusing dengernya," gerutu Yosandrea dengan suara pelan.

"Abang!" panggil Yosandrea.

Lionel yang hendak masuk ke dalam villa, seketika terhenti dan menoleh ke arah adiknya.

"Bawain tas Oca!" teriak Yosandrea.

Karena Yosandrea yakin, Argatha dan Kenan tidak akan mau mengalah. Mau sampai kapan mereka berdiri di bagasi mobil sambil memegang erat tas Yosandrea.

"Kenapa gak bawa sendiri, sih?" tanya Lionel seraya meraih tasnya, lalu berjalan kembali ke arah pintu masuk.

"Masuk sekarang!" suruh Yosandrea pada kedua laki-laki tersebut.

Belum sampai di situ, mereka berdua berjalan di belakang Yosandrea sambil saling senggol menyenggol. Sebelum akhirnya berebutan untuk berjalan di samping Yosandrea.

***

Matahari siang itu sangat panas, tapi suasana di dalam villa jauh lebih panas. Bukan karena AC yang mati, tapi karena keberadaan dua makhluk jantan yang duduk di sisi kiri dan kanan Yosandrea saat mereka bersantai di pinggir kolam renang.

​"Baby pakai sunscreen-nya dulu," ujar Argatha sambil menyodorkan botol lotion.

​Sebelum Yosandrea meraihnya, Kenan dengan cepat menyela untuk menyodorkan sunscreen miliknya. "Nih, pakai punya gue," ucap Kenan.

​Yosandrea hanya bisa menghela napas. Tidak mau mereka bertengkar Yosandrea menerima keduanya dan memakai dua-duanya.

"Gue puyeng dengernya. Bisa rukun dulu gak? Hari ini aja," ucap Yosandrea seraya mengusap lengannya agar sunscreen tersebut merata di kulitnya.

"Gak bisa," ketus Argatha seraya menatap sinis pada Kenan, lalu Argatha kembali berkata, "Lo gak usah ikut campur deh, pake ngasih sunscreen ke pacar gue segala."

"Sunscreen punya lo jelek, spf berapa itu? Tinggian juga punya gue spf-nya. Lo mau Oca gue kena sunburn?"

"Rea gue!" sahut Argatha emosi.

"Aduh ... udah sana ah, Kenan!"

Yosandrea mendorong Kenan untuk menjauh dari pandangannya. Bukannya masuk ke dalam villa, laki-laki itu malah berenang.

Mengusir Kenan itu sama seperti mengusir kuman.

Bandel!

​Tidak sampai di situ saja, saat mereka bersantai di bibir pantai, Argatha dan Yosandrea berniat untuk merekam keromantisan mereka. Alih-alih membantu videokan, Kenan malah mengacau.

Lihat selengkapnya