Aku adalah dia. Dan dia adalah aku.
Namaku Raina, namun jiwa yang menghuni tubuh ini bernama Rai—Raizel. Seharusnya aku sudah mati dibunuh monster hari itu, tapi dia hadir dan menyelamatkanku.
Rai berbeda denganku; dia dingin, menyendiri, dan hatinya terbungkus es abadi. Dikhianati oleh orang yang dianggap keluarga, ia kehilangan kepercayaan pada dunia. Mereka mengusirnya, menganggapnya iblis, dan menginginkannya mati.
Namun, iblis yang ditolak itulah yang justru melihat kebenaran. Dialah yang menyelamatkan manusia dari Kehancuran.
Monster-monster itu bersembunyi di balik bayang-bayang, menyamar di antara manusia. Tak seorang pun menyadari bahaya itu, kecuali kami. Rai sebenarnya tak peduli pada dunia... sampai satu hal membuatnya bergerak: Ibuku diserang dan terbaring sekarat, membeku dalam diam abadi.
Marah dan terluka, Rai bangkit. Dia berjuang merebut kembali kekuatan dahsyat yang pernah direnggut darinya. Dia memburu monster, menyerap kekuatan gelap, dan membersihkan kejahatan dari muka bumi.