THE ANTAGONIST: Mahkluk Tanpa Bentuk

Adzikra Cakrawala
Chapter #9

BAB 6: DUNIA YANG TIDAK LAGI SAMA (2)

Perjalanan itu terasa singkat.

Aku membiarkan Rai membawaku menyusuri deretan tenda evakuasi yang padat.

Ramai—

Tapi bukan jenis keramaian yang ingin kudengar.

Suara tangisan, erangan, dan bisikan putus asa bercampur menjadi satu, memenuhi udara seperti sesuatu yang menekan dada.

Andai saja aku tidak perlu mendengarnya sama sekali.

Tapi dengan Rai di sini…

Segalanya terasa lebih tajam.

Pendengaranku terlalu jelas.

Penglihatanku terlalu peka.

Bahkan di sudut-sudut gelap, aku melihat bayangan-bayangan aneh berkelebat—cepat, samar, seolah tidak benar-benar ada.

Aku tidak tahu apa itu.

Mungkin hanya ilusiku sendiri.

Tapi tetap saja… membuat bulu kudukku meremang.

Aku memalingkan pandangan.

Aku tidak berani melihat lebih lama.

Sebagai gantinya, aku memaksa diri untuk fokus—

Mencari ibuku.

Atau siapa pun yang kukenal.

Sebagai seseorang yang melihat sendiri tragedi itu…

Aku tahu harapan agar semua orang selamat terdengar mustahil.

Tapi tetap saja—

Aku berharap.

Entah bagaimana caranya…

Semoga mereka bertahan.

Namun, seiring langkah kaki terus membawaku pergi, harapan itu perlahan terkikis. Orang-orang yang selamat, justru adalah mereka yang paling menderita.

Luka-luka di tubuh mereka—

Bukan sesuatu yang seharusnya bisa ditinggalkan oleh manusia.

Daging yang menghitam. Kulit di sekelilingnya kering, retak, seolah kehilangan kehidupan. Dan di dalam luka itu—

Aku melihat sesuatu bergerak.

Gelap.

Seperti bayangan yang hidup. Dia menggeliat perlahan, seolah-olah menyerap sesuatu dari dalam tubuh mereka. Seolah-olah menyerap kehidupan itu sendiri. Sedikit demi sedikit, hal itu menyebabkan mereka akhirnya kehilangan diri mereka sendiri.

Lihat selengkapnya