Blurb
Seberapa jauh kau rela menghancurkan dirimu sendiri demi menyelamatkan nyawa keluargamu?
Bagi Dafa Suyanto, jawabannya adalah: menembus batas hukum negara.
Ketika bapaknya sekarat akibat serangan jantung dan tagihan rumah sakit mencekik leher, Dafa yang putus asa terpaksa mencari jalan pintas. Berawal dari niat mencari uang tambahan lewat keahlian coding-nya, ia menerima sebuah proyek bayaran misterius. Namun, Dafa tidak sadar ia baru saja masuk ke dalam perangkap monster yang salah.
Tugas itu berubah menjadi paksaan mematikan. Dafa dijebak oleh asisten seorang pejabat korup untuk melakukan kejahatan siber tingkat nasional: membobol peladen rahasia pemerintah daerah.
Lebih kejam lagi, sang pejabat merancang skenario sempurna untuk menutupi jejak mereka. Sebuah kesalahan paksa saat meretas membuat Nisa—teman adik perempuan Dafa yang tak berdosa—ditangkap oleh kepolisian siber sebagai kambing hitam. Untuk memastikan Dafa bungkam, sang asisten mentransfer uang suap ratusan juta ke rekening Dafa sebagai ancaman yang mengunci nasibnya. Buka mulut, maka ia dan keluarganya akan ikut membusuk di penjara.
Terjepit di antara ancaman pembunuhan dari pejabat korup dan perburuan hacker kepolisian (White Hat) yang semakin dekat melacak jejak digitalnya, Dafa kehabisan waktu.
Tidak ada pahlawan yang bersih. Di area abu-abu ini, Dafa harus memilih: terus menjadi pion penakut yang membohongi keluarganya, atau menjadi martir yang membongkar seluruh sistem korupsi tersebut-meski itu berarti ia harus mengorbankan kebebasannya sendiri.