⟻⟻⟻⟼ KORAN ⟻⟻⟼⟼
KORAN MEDAN PERANG - MEDIA RESMI KEKAISARAN EISENMARK
Mengabarkan Pertempuran dari Garis Depan.
Edisi No. 001
⟻⟻⟼⟼⟼⟻⟻⟻⟼⟼
X───X───X───X───X
BERITA UTAMA
SERANGAN BALIK MISTERIUS GUNCANG VASTERIA!
Pasukan Kekaisaran Eisenmark yang sebelumnya terus terdesak secara mengejutkan melancarkan serangan balik di Kota Ronezh.
Memanfaatkan tirai asap artileri, Resimen Horizon ke-3 berhasil menerobos garis depan, menghancurkan sedikitnya satu tank, beberapa kendaraan lapis baja, serta merebut Markas Divisi Infanteri ke-54 Vasteria.
Pihak Vasteria mengaku kehilangan kontak radio dengan Divisi 54 selama kekacauan berlangsung.
Di sisi lain, Duke Vladimir gugur akibat tembakan meriam kapal perang musuh yang menghancurkan Markas Besar pertahanan kota.
Komando sementara kini berada di tangan Count Bratomo Aditya Wirasena.
Siapa sebenarnya perwira muda yang baru muncul ini masih menjadi pembicaraan seluruh garis depan.
X───X───X───X───X
LAPORAN GARIS DEPAN
• Kota Ronezh masih menjadi pusat pertempuran.
• Pertahanan awal sebagian besar runtuh akibat tekanan tank dan artileri Vasteria.
• Tim Panah Dewa berhasil menghancurkan beberapa tank penting berkat perlindungan tirai asap.
• Resimen Horizon ke-3 berhasil keluar dari posisi bertahan dan menyerbu balik ke wilayah musuh.
• Sebagian pasukan yang tercerai-berai mulai kembali bergabung setelah mendengar komando baru.
X───X───X───X───X
STATISTIK PERANG
Korban Sipil : Tidak diketahui
Korban Militer : Sangat besar di kedua pihak
Tank Musuh Hancur : Sedikitnya 2 unit
Kendaraan Musuh : Beberapa jip & kendaraan lapis baja
Markas Hancur : Markas Besar Eisenmark
Perwira Gugur : Duke Vladimir
Wilayah Direbut : Markas Divisi 54 Vasteria
Catatan: Data masih terus diperbarui akibat komunikasi yang belum sepenuhnya pulih.
X───X───X───X───X
EKONOMI PERANG
Harga perban dan obat luka melonjak tajam.
Rumah sakit lapangan mulai kekurangan bubuk antiseptik.
Gudang logistik di beberapa sektor dilaporkan ditinggalkan terburu-buru saat garis pertahanan runtuh.
Warga mulai menyimpan tepung, garam, minyak tanah, dan lilin karena khawatir pengepungan berlangsung lama.
X───X───X───X───X
SUARA WARGA