Kami menghabiskan sisa malam di sebuah apartemen kosong yang menurut Reika sudah lama tidak terdaftar di sistem manapun—warisan dari operasi lama organisasi yang sengaja dihapus dari catatan resmi.
"Aman untuk sementara," kata Reika, mengunci pintu berlapis di belakang kami. "Tapi jangan berharap terlalu lama. Begitu Katsuragi melapor, dewan akan tahu aku berkhianat."
Aku duduk di sofa tua yang berdebu, pedang ayahku bersandar di sampingku, masih terasa asing meski sudah beberapa jam berlalu sejak aku menariknya dari altar. Xien memeriksa lukaku dengan kotak pertolongan pertama yang ditemukan Asteria muda dari lemari dapur, sementara Asteria tua duduk di sudut ruangan, matanya menerawang jauh—mungkin masih memikirkan pertemuannya dengan sosok yang kini mengaku bernama Katsuragi.
"Kau kenal dia," kataku, menatap Asteria tua. "Sebelum malam ini."
Asteria tua mengangguk pelan. "Aku pernah bertemu dengannya sekali, delapan belas tahun lalu, saat aku masih dirawat setelah insiden Shin. Dia salah satu peneliti muda yang sering mengajukan diri sebagai relawan untuk eksperimen berisiko tinggi." Ia menghela napas. "Aku tidak pernah menyangka dia benar-benar akan mencobanya sendiri."
"Kita perlu strategi," kata Xien, menutup kotak pertolongan pertama. "Kita tidak bisa terus bereaksi terhadap setiap ancaman yang muncul. Kita perlu tahu siapa lawan kita sebenarnya."
"Dewan," gumam Reika, duduk di kursi seberang kami. "Aku sudah lama curiga ada sesuatu yang lebih besar di balik keputusan-keputusan mereka, tapi aku tidak pernah punya akses langsung."
"Sekarang kau punya kami," kataku.
Reika menatapku lama, kemudian mengambil perangkatnya, membuka sebuah folder terenkripsi yang selama ini tidak berani ia buka sendirian. "Aku menyimpan ini sejak lima tahun lalu," katanya, "data setiap fasilitas dan subjek yang pernah kutemukan jejaknya, meski tidak semuanya berada langsung di bawah divisiku."
Layar hologram menampilkan daftar panjang—nama kode, lokasi, status. Aku menggulir layar itu, hatiku semakin berat dengan setiap baris yang kubaca.
Subjek 3A — Status: Meninggal (kegagalan pembukaan paksa)
Subjek 5C — Status: Meninggal (kegagalan pembukaan paksa)
Subjek 7B — Status: Aktif (fasilitas cadangan, evakuasi terkonfirmasi)
Subjek 9F — Status: Aktif (lokasi tidak diketahui, kemungkinan diamankan pihak ketiga)