The Lord"s Calculation

Tessa kamila
Chapter #2

✦ Part 02 ✦

"Aku adalah cicit dari Lady Margareth Fitzgerald," suara James Montague memecah keheningan, terdengar begitu memelas.

Cassandra langsung menoleh pada sang ayah. "Pa-Papa! Ayo kita pulang saja!" bisiknya pelan.

Namun, James memilih mengabaikan bisikin itu, ia justru mendorong sebuah map cokelat, dan sebuah emblem kuno yang sejak tadi berada di atas meja ke arah Jason.

"Namaku adalah James Montague, dan ini putriku, Cassandra Montague. Kami memiliki bukti bahwa kami adalah keturunan dari Lady Margareth, Lord Wilton. Semua ada di sini."

Jason menatap map cokelat serta emblem kuno yang disodorkan kepadanya sebentar. Lalu, ia menoleh ke arah sang adik, Dexter.

"Aku sudah memeriksa semuanya, emblem kuno ini asli milik keluarga Fitzgerald," balas Dexter.

Jason pun mengangguk, ia mengulurkan tangan, mengambil emblem kuno yang tergeletak di atas map cokelat terlebih dahulu. Pria itu mengamati detail logam yang mulai menghitam termakan usia di tangannya sekarang, memutar emblem perlahan di bawah cahaya lampu kristal ruang tamu guna memeriksa keaslian.

Setelah selesai memastikan, ia meletakkan kembali benda logam tadi ke atas meja. Lalu beralih membuka isi map.

Yang pertama Jason tarik keluar adalah sebuah kertas putih terlipat rapi. Ia membukanya segera, dan melihat sebuah bagan silsilah keluarga tulisan tangan—jelas ini merupakan coretan James Montague sendiri.

Mata Jason menyisir setiap garis yang menghubungkan nama-nama di sana. Mulai dari Lady Margareth Fitzgerald yang dulu menikahi Emmanuel Montague, lalu turun ke Jeremiah Montague, lalu ke Arthur Montague, hingga berakhir pada nama James dan paling bawah adalah Cassandra.

Di sebelah kanan bagan tersebut, James ternyata juga sudah memetakan silsilah keluarga inti Fitzgerald, sang pemegang gelar Marquess of Wilton. Mulai dari Bennedictus (kakek buyut Jason), berlanjut ke Edmund, Edmund junior, lalu berakhir pada Jason dan Dexter.

Dilihat dari semua pemetaan ini, tampak jika James adalah generasi ketiga dari Lady Margareth Fitzgerald. Sementara Jason dan Dexter adalah generasi ketiga dari pihak Bennedictus Fitzgerald. Dengan kata lain, mereka adalah sepupu jauh-sangat jauh. Karena Lady Margareth adalah kakak perempuan Lord Bennedictus.

Jason meletakkan kertas bagan tadi ke atas meja dan kembali meraih isi map yang tersisa. Ia mendapati tumpukan salinan akta kelahiran lawas—dari akta lahir Jeremiah hingga milik Cassandra. Jason hanya memeriksa semuanya sekilas.

Namun, gerakan tangannya melambat sewaktu menemukan lembar perkamen tua dengan stempel resmi Gereja Anglikan dari puluhan tahun silam—dokumen pernikahan Lady Margareth bersama Emmanuel Montague. Di bawahnya, terselip sebuah foto hitam-putih yang sudah sangat usang.

Potret seorang wanita muda dengan gaun kuno kaku. Mata Jason menyipit, menatap intens wajah dalam foto tersebut. Tak perlu diragukan lagi, itu adalah wajah Margareth Fitzgerald.

Sesaat kemudian, kepala Jason terangkat. Ia menatap wajah berantakan Cassandra yang sedang menunduk dalam.

Sudut bibir Jason terangkat tipis, hampir tidak kentara. Darah memang tak pernah menipu. Kontur wajah gadis bernama Cassandra itu—dari garis rahang sampai bentuk mata serta bibirnya—begitu identik dengan sosok Margareth dalam foto.

Jason meletakkan semua yang ia pegang ke atas meja, lalu kedua tanganmu bersedekap. Tubuh pria itu tetap tegak sempurna, menatap lurus ke arah James Montague.

"Mr. Montague. Setelah semua bukti ini, apa yang kau inginkan dari kami?" tanya Jason, suaranya tetap datar, bahkan cenderung sedikit sinis. "Jika kalian menuntut warisan, sayang sekali. Kami tidak bisa. Setahuku, Lady Margareth telah dikeluarkan dari silsilah keluarga karena memilih kawin lari bersama Mr. Emmanuel Montague dulu."

Mendengar ucapan Lord Wilton yang terkesan dingin, Cassandra menghela napas panjang, lega sekali. Sepertinya, ia sempat salah paham tadi, Lord Wilton terlihat tidak menaruh minat padanya.

Lihat selengkapnya