The Lost Home

Oleh: Vivie Hardika

Blurb

Empat remaja dengan kehidupan yang tampak berbeda, dipertemukan oleh sesuatu yang tidak mereka mengerti—perasaan kehilangan yang sama.

Alia selalu bermimpi menjadi koki seperti ibunya. Dapur adalah tempat yang seharusnya terasa seperti rumah. Tapi ingatannya yang sering hilang membuatnya ragu. . . bagaimana mungkin ia bisa mengikuti jejak seseorang jika bahkan ia sering lupa langkah-langkah sederhana?

Adit hidup dengan kemarahan yang tak pernah benar-benar reda. Sejak ibunya memilih pergi bersama orang lain, dia tidak pernah bisa tidur dengan nyenyak. Baginya, memaafkan terasa lebih sulit daripada membenci.

Irene memiliki segalanya—keluarga yang utuh, penuh tawa, dan terlihat sempurna dari luar. Namun entah kenapa, di tengah kehangatan itu, ia justru merasa paling sendirian. Seolah ada bagian dari dirinya yang hilang, tapi ia tak tahu apa. Maka dia terus mencari.

Lalu datang Davan. Anak baru yang pendiam, penuh teka-teki, dan hanya mengatakan satu hal saat ditanya tentang dirinya: sedang mencari rumah yang hilang.

Pertemuan mereka yang tak disengaja perlahan mengikat keempatnya dalam perjalanan yang lebih dalam dari sekadar persahabatan. Mereka mulai menyadari bahwa "rumah" bukan selalu tentang tempat, melainkan tentang orang, kenangan, dan keberanian untuk menghadapi luka yang selama ini mereka hindari.

Di antara rahasia, luka lama, dan harapan yang rapuh, mereka belajar satu hal:
mungkin yang hilang bukan rumahnya—melainkan cara untuk kembali.

Lihat selengkapnya