The One Who Stayed

J U N E
Chapter #1

Pilot

Pilot



“Nash …”

Suara itu memanggilku lagi. Lembut, lirih, berbisik seperti semiliri angin yang menyapu tengkuk.

Saat kedua kelopak mataku terbuka, laut gelap terbentang luas, menelan langit.

“Nash …”

Aku menoleh.

Kosong.

Kelam.

Yang kutemukan hanya jejak kakiku sendiri di pasir – berkelok dan berakhir di tempat aku berdiri.

Blam!

Hantaman keras bergema, memaksaku kembali menatap laut lepas. Ombak menggulung tinggi, pekat dan sehitam jelaga. Riaknya mencuat ke atas, menyerupai jemari yang siap merenggut siapa aja.

Rasa takut datang seketika dan dengan cepat mencengkeram leherku.

Perlahan namun pasti, udara di sekitarku mendadak hilang. Dadaku menyempit, oksigen tertahan di tenggorokan.

Aku mencoba mengerakkan kaki.

Nihil.

Pasir yang sebelumnya terasa lembut kini terasa begitu dingin, mengisap pergelangan kakiku, mengikatku erat.

Dan perlahan pasir di bawah kakiku mengeras, berubah menjadi semen dan beton yang begitu kokoh dan kuat.

Semakin aku meronta, semakin semen itu semakin kuat mengikatk kakiku.

“Nash …”

Bisikan itu kembali.

Kali ini terdengar begitu dekat, dan embusan napasanya terasa dingin di kulitku. Dan bersamaan dengan itu, dinding ombak hitam akhirnya jatuh menimpaku.

Gelap.

Lihat selengkapnya