THE RHYME OF THE DAY: Yang Tertinggal di Antara Nada

Oleh: Adzikra Cakrawala

Blurb

THE RHYME OF THE DAY — Yang Tertinggal di Antara Nada

Sebuah buku catatan seharusnya hanya menyimpan hal-hal yang tidak ingin dilupakan.
Namun bagi Bhumi Lembayung Senja—Ayang—catatan itu justru menjadi awal dari sesuatu yang tidak pernah ia maksudkan: sebuah lagu yang lahir dari perasaan paling pribadinya, lalu meledak menjadi suara yang didengar seluruh dunia.
Tanpa ia sadari, tulisannya berpindah tangan ke Yoon Joon Gi, produser jenius yang dikenal sebagai DAY. Dari sana, sebuah karya lahir—dan dunia menyebutnya sempurna.
Namun kesempurnaan itu memiliki satu cacat yang tidak bisa diperbaiki oleh ketenaran, kontrak, atau pujian:
siapa yang sebenarnya memiliki jiwa dari sebuah lagu yang tidak pernah ditulis untuk dipublikasikan?
Ketika dunia mulai menyanyikan sesuatu yang berasal dari diamnya, Ayang dan DAY terjebak dalam satu pertanyaan yang sama—tentang kepemilikan, identitas, dan batas antara pencipta dan perasaan yang tak pernah meminta untuk menjadi karya.
Di dunia yang hidup dari suara, bahkan keheningan pun akhirnya akan dipaksa memiliki nama.

Lihat selengkapnya